PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kementerian LHK Apresiasi Kaltim Sukses Turunkan Emisi

Home Berita Kementerian Lhk Apresiasi ...

Kementerian LHK Apresiasi Kaltim Sukses Turunkan Emisi

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memberikan apresiasinya kepada Pemprov Kaltim yang dianggap sukses menurunkan emisi di wilayahnya.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Dr Ruandha Agung Sugardiman, ketika hadir pada kuliah umum peluang dan tantangan implementasi REDD+ di Indonesia, dengan sosialisasi pembelajaran program penurunan emisi di Kalimantan Timur (Kaltim), di Gedung Bundar Fakultas Kehutanan Unmul, Kampus Unmul Gunung Kelua, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: Menhan Optimistis Kerja Sama Indonesia-Malaysia Semakin Baik

"Kami bangga karena Pemprov Kaltim telah melaksanakan program penurunan emisi. Bahkan pemerintah provinsi telah memprogramkan perencanaan pengendalian lingkungan dan tata lingkungan," katanya.

Hadir Plh Bappeda Kaltim Saur Parsaoran dan Ketua Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Daddy Ruhyat sebagai moderator serta Wakil Direktur Fakultas Kehutanan Unmul Wahyuni Artati. Peserta BEM se Unmul, mahasiswa S1, S2 dan S3 Unmul dan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim.

Ketua Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Daddy Ruhyat menyatakan, salah satu mekanisme yang diterapkan untuk menurunkan emisi dari sektor berbasis lahan adalah mekanisme Reducing Emissions from Deforestation and Degradation/REDD+ (Penurunan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan) yang merupakan kesepakatan para pihak pada COP ke-13 di Bali pada tahun 2007.

Baca juga: Gubernur Kaltim Yakin Jalan Tol Balsam Beroperasi Akhir Tahun

Kata plus dari REDD+ mencakup aktivitas pengelolaan hutan yang lestari, serta konservasi dan peningkatan stok karbon hutan melalui rehabilitasi dan restorasi kawasan yang rusak.

"Kaltim berkomitmen melaksanakan program menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK). Karena itu, hingga saat ini Pemerintah Provinsi terus berupaya melaksanakan program itu. Bahkan, sejak 2008 program ini telah dilaksanakan," jelasnya.

Karena itu, kata dia, KLHK mengapresiasi Pemprov Kaltim sudah berupaya menurunkan emisi karbon gas rumah kaca sejak 2008 hingga sekarang. Melalui sosialisasi dan konsultasi FPIC/Program Kampung Iklim+ Dalam Rangka Program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) Tingkat Kabupaten. Termasuk, ada 150 kampung menjadi kawasan Kampung Iklim+ terbagi di tujuh kabupaten. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :