EKSPOSKALTIM, Bontang - Kelurahan Kanaan terus memaksimalkan tempat pengolahan sampah terpadu untuk memproduksi sampah oraganik menjadi pupuk kompos.
Lurah Kanaan, Deddy S Marpaung menjelaskan, pengolahan sampah terpadu ini dilakukan unit Bank Sampah yang sudah dibentuk dari kelurahan beberapa bulan lalu.
Melalui sistem tersebut, masyarakat Kanaan saat di rumah bisa memilah sampah-sampah daur ulang, seperti sampah plastik, kardus, dan lainnya.
Baca: Usai Ikut Pelatihan, 30 Nelayan Bontang Dapat Bantuan Gill Net dari Pusat
“Nantinya, sampah ini dikumpulkan di koordinator dasawisma di setiap RT, lalu petugas bank sampah akan menjemputnya setiap Rabu dan Kamis,” kata Deddy saat ditemui di kantornya, Rabu (29/11).
Ia mengatakan, memproduksi sampah dilakukan masyarakat secara kompak tanpa menuntut gaji dan bayaran yang tinggi. Setelah ditimbang oleh petugas, barulah akan dicatat di buku setiap nasabah.
“Per tiga bulan baru mereka bisa mengambil uang tabungannya,” ucapnya.
Lanjut Dia menyampaikan, antusias masyarakat saat ini sudah cukup tinggi, sebab bisa menambah penghasilan bagi mereka .
Baca: Begini Cara Lurah Gunung Elai Tingkatkan Silaturahmi
“Dengan inovasi tersebut dapat mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan dengan cara melakukan pemilahan sampah,” ujarnya.
Pria berkulit sawo matang itu menambahkan, Nantinya dari sampah yang terkumpul, ada yang dijual kembali ke pengepul sampah, dan ada pula yang didaur ulang di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
“Agar hasil produk daur ulang juga berkualitas, pihak kelurahan menjadwalkan pelatihan daur ulang sampah setiap bulan sekali. Yakni saat jadwal arisan ibu-ibu PKK,” imbuhnya (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

