EKSPOSKALTIM, Bontang - Patroli gabungan antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polair (Satpolair) Polres, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang yang rencananya akan dilaksanakan pada pekan ini harus mengalami penundaan.
Dari pantauan media ini, lokasi Pelabuhan Tanjung Laut Bontang, Bontang Selatan yang rencananya akan menjadi titik point pelaksanaan, pagi tadi tampak sepi. Hanya tampak kapal-kapal Asosiasi Penyedia Jasa Transportasi WisataLaut (APTJWL) berjejer rapi menunggu penumpang.
Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani mengatakan, penundaan sendiri disebabkan karena sebagian besar anggota BPBD Bontang yang hendak melaksanakan patroli tengah sibuk mempersiapkan anak mereka untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan dilaksanakan pada awal mei 2017.
“Patrolinya ditunda pak, karena banyak anggota yang anaknya mau melaksanakan UNBK,” katanya saat ditemui di kantor BPBD Bontang, Sabtu (29/4) siang.
Sementara itu, untuk kepastian kapan akan dilaksanakan patroli pihaknya akan mengoordinasikan kembali dengan instansi terkait dalam waktu dekat ini. “Secepatnya akan kami informasikan,” jelasnya
Terpisah Kepala Dishub Bontang Sukardi mengatakan, dalam pelaksanaan patroli gabungan nantinya, pihaknya akan menurunkan beberapa anggota dari Bidang Perhubunan Laut dan akan langsung memeriksa perlengkapan keselamatan seperti life jacket dan surat-surat berlayar.
Sukardi sendiri telah menginstruksikan kepada anggota yang ikut dalam patroli, jika menemukan salah satu pemilik kapal yang tidak memiliki kelengkapan atau surat-surat berlayar langsung didata.
"Surat peringatan akan langsung kami berikan, dan jika sampai ketiga kalinya kami dapati hal yang serupa, maka akan langsung kami cabut surat ijin berlayarnya," katanya.
Dijelaskan Sukardi, seluruh kapal baik kapal nelayan maupun kapal wisata yang berlayar di laut Bontang sudah memiliki surat ijin, sehingga jika dalam patroli nantinya didapati tidak membawa surat-surat berlayar maka akan langsung di tindak.
"Saya rasa tidak ada alasan lagi jika tidak membawa surat-surat," tegasnya.

