PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kaltim Diklaim Siap Jadi Ibukota, Isran Diundang Presiden Pekan Depan

Home Berita Kaltim Diklaim Siap Jadi ...

Kaltim Diklaim Siap Jadi Ibukota, Isran Diundang Presiden Pekan Depan
Gubernur Kaltim Isran Noor. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor menegaskan, Provinsi Kaltim siap jika ditunjuk menjadi ibu kota baru RI menggantikan Jakarta. Diketahui, Presiden Joko Widodo bakal mengumumkan provinsi yang akan menjadi ibu kota negara baru bulan Agustus ini. Kandidat di antaranya, selain Kaltim, yaitu Kalteng.

Isran kepada wartawan saat ditemui di kantor gubernuran usai melantik sejumlah pejabat eselon, Rabu (31/7) mengakui, dirinya telah mendapat undangan dari Presiden Joko Widodo pekan depan, tepatnya pada 5 Agustus mendatang.

Baca juga: APBD- P Kaltim 2019 Naik Jadi Rp 13 Triliun

Isran merasa pede, jika Kaltim bakal terpilih jadi ibu kota negara. Sebab kesiapan Kaltim, kata dia, untuk ditunjuk sebagai ibu kota negara, karena menyangkut kepentingan yang lebih besar yakni untuk bangsa dan negara. Kendati demikian, Isran juga ikhlas jika nanti bukan Kaltim yang dipilih.

"Dimana pun ibu kota negara ini akan dipindahkan kita akan menyetujuinya, termasuk bila akan dipindah ke Kaltim, pokoknya kita menurut saja," kata Isran.

Ia mengaku, undangan menghadap Presiden Jokowi dari Bappenas pada 5 Agustus mendatang itu untuk menyampaikan presentasi terkait kesiapan Kaltim menjadi ibu kota negara.

"Saya akan menyampaikan beberapa poin, di antaranya terkait kesiapan pemerintah dan masyarakatnya, kemudian terkait lingkungan dan terakhir terkait aspek keamanan dan ketertiban, sedangkan terkait hal yang teknis semua data sudah diserahkan ke Pemerintah Pusat," ujarnya.

Baca juga: Seminar Menuju Ibukota Negara, Kaltim Disebut Kurang Greget

Menurutnya, apapun yang terjadi hasilnya semua pihak harus menerima. Sebab, pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan ini merupakan kepentingan berbangsa dan bernegara yang begitu luas, dan bukan kepentingan kepentingan per wilayah saja.

"Makanya dalam presentasi nanti kita akan sampaikan fakta riil di lapangan sesuai yang dibutuhkan oleh Pemerintah Pusat," imbuhnya.

"Dan saya tidak mau untuk membandingkan dengan daerah lain, karena ini untuk kepentingan yang lebih besar," pungkas Isran. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :