EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berlakukan kebijakan agar hasil tangkapan nelayan dipasarkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau, yang terletak di Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang.
Selain menghemat waktu dan biaya, kebijakan tersebut juga dinilai menguntungkan nelayan. Sebab, para nelayan bisa memperoleh harga jual ikan yang lebih tinggi, dibanding ketika hasil tangkapan dijual ke pasar Rawa Indah dan pasar lain.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPI Tanjung Limau, Robysai M Mallisa mengatakan, selama ini TPI hanya buka di dalam saja, dikarenakan adanya nelayan yang tangkapannya hanya 5 sampai 10 kilogram.
“Kalau jual ikan merah di pasar, harga paling sekira Rp25 ribu per kilogram. Tapi ketika dijual di TPI, bisa naik jadi Rp40 ribuan. Karena memang ikannya segar,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Baca: Tahun Ini Pemkot Bontang Bakal Buat Induk Pengembangan Pelabuhan Nelayan
Kebijakan tersebut, diakui sesuai dengan fungsi TPI, yang salah satunya memiliki fungsi pemasaran. Sesuai kesepakatan dengan beberapa pihak, terdapat 10 nelayan yang boleh menjual hasil tangkapan di TPI dengan batas waktu yang ditentukan. Dengan catatan, berstatus warga sekitar TPI dan seorang nelayan yang bongkar-muat ikan di TPI.
"Aktivitas jual-beli ikan di TPI Tanjung Limau telah berlangsung sejak beberapa bulan. Memang secara fungsi, TPI ini memiliki fungsi pembinaan, terkait pelayanan administrasi kapal. Di dalamnya juga ada pelayanan pemasaran. Jadi sesuai fungsi,” tuturnya.
Untuk membentuk pasar dalam TPI seperti di Samarinda misalnya, perlu ada pengkajian, sebab pihaknya masih menampung aspirasi yang masuk untuk di sampaikan ke pimpinan.
"Kota Samarinda misalnya. Setelah undang-undang nomor 2016 tentang perlindungan nelayan terbit, para nelayan diizinkan menjual di dalam TPI. Dengan ketentuan, maksimal pembelian di atas 5 kilogram," imbuhnya.
Ia menambahkan, jika berkaca pada sejumlah daerah di luar Bontang, sebuah TPI memiliki pasar khusus ikan, yang dibuat demi memudahkan pemasaran. (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Ikut Bontang City Expo 2017, Diskominfo Usung Tema Bontang Jago Smart City
ekspos tv
VIDEO: Peringatan Hari Pahlawan ke 72 Berlangsung Khidmat
ekspos tv

