EKSPOSKALTIM.COM - Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Al Rasyid menyesalkan ketidakhadiran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam undangan rapat yang dilayangkan oleh DPRD Kaltim.
"Kami undang untuk hadir tapi yang hadir itu tidak terlalu banyak. Terkadang kami buat lagi pertemuan selanjutnya dengan pembahasan yang masih sama. Kami undang lagi yang tidak hadir, hadir lagi beberapa, tapi banyak juga yang tidak hadir lagi," ungkapnya di Komplek DPRD Kaltim Jalan Karang Paci.
Ia mengatakan dalam rapat pihak DPRD Kaltim pihaknya banyak mengundang OD hanya saja yang hadir dalam rapat hanya sedikit. Hal itu pun dinilai tidak maksimal rapat yang dijadwalkan, sehingga akan diagendakan kembali.
"Inilah yang saya sesalkan, kenapa kalau diundang kok tidak datang, padahal yang namanya memenuhi undangan itu wajib kan," tuturnya.
Ia pun berharap agar hal-hal tersebut dapat diperhatikan dan diperbaiki dalam pengelolaan pemerintahan. Tujuan ialah supaya masyarakat dapat merasakan pelayanan yang maksimal jika aspirasi ataupun hal lainya dapat terwujudkan dengan baik.
Sebab ketika dari pihak pemerintahan seperti itu tentunya akan berdampak kepada masyarakat, lantaran kinerja pemerintah yang tidak maksimal.
"Jangan lama-lama kalau ada apa-apa. Kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat. Jangan kalau bisa diperlambat jangan dipercepat. Nah itu zalim namanya," tutupnya. (Adv DPRD Kaltim)

