EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Hari pertama puasa Ramadan di Kota Samarinda, diwarnai musibah kebakaran di area pertokoan, Jalan Ir Juanda, RT 59, Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (17/5/2018).
Kebakaran terjadi selang beberapa menit warga muslim Kota Tepian tengah berbuka puasa, sekitar pukul 18.50 Wita. Kejadian ini pun sempat menjadi pusat perhatian pengguna roda 2 dan roda 4 yang sedang melintas, dan menyebabkan arus lalu lintas padat merayap.
Dari informasi yang dihimpun, api pertama kali berasal dari rumah kayu yang menjalar ke bangunan toko meubel, serta warung makan.
Baca Juga: Tragedi Teluk Balikpapan, DPRD Kaltim Kawal Pertanggungjawaban Pertamina
Tercatat, dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, akibat kebakaran ini, ada tiga bangunan habis terbakar. 1 rumah makan, 2 lainnya merupakan rumah dalam keadaan kosong.
Saksi sekaligus korban, Maryam (60) menjelaskan, api berawal dan membesar dari samping rumahnya. Ia pun dibuat panik, lantaran api perlahan merambah dinding rumahnya. Beruntung, seluruh anggota keluarganya selamat dari kejadian itu.
"Habis buka puasa, Alhamdulillah saya sempat berbuka tadi, pokoknya saat saya sedang shalat api dan asap sudah masuk rumah saya. Hanya dokumen dokumen penting yang bisa diselamatkan," ucapnya dengan lirih, saat ditanya awak media di lokasi kejadian.
Gabungan petugas tampak berusaha sigap memadamkan api. Dari BPBD Kota Samarinda, Tagana Kota Samarinda , Polsekta Samarinda Ulu, Koramil, PMI, relawan Fire Kota Samarinda, dan Masyarakat sekitar.
Kendati tidak ada korban dari pihak warga, namun 1 petugas pemadam dan 1 relawan terluka. Bahkan, petugas pemadam itu harus dilarikan ke rumah sakit terdekat guna menjalani perawatan. Pasalnya, beberapa bagian tubuhnya mengalami patah tulang akibat tertabrak kendaraan, saat proses pemadaman berlangsung.
"Ada dua luka, dari pemadam dan relawan. Yang pemadam dilarikan ke rumah sakit, karena ada bagian tubuh yang patah. Saat ini masih menjalani perawatan," ucap salah satu anggota PMI Samarinda, Riski.
Baca Juga: Indehoi dengan Istri Warga, Seorang Pemuda Tewas Dihajar
Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 19.30 Wita. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya kebakaran.
"Untuk penyebab masih dalam penyelidikan kepolisian," tandas Petugas BPBD Samarinda, Romy Septiawan. (*)
Tonton video menarik di bawah ini:
VIDEO: Ucapan Ramadhan 1439 Hijriah oleh Kepala BPPD Kutim
ekspos tv

