14 Desember 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tragedi Teluk Balikpapan, DPRD Kaltim Kawal Pertanggungjawaban Pertamina


Tragedi Teluk Balikpapan, DPRD Kaltim Kawal Pertanggungjawaban Pertamina
Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kaltim bersama PT Pertamina RU V dan stakholder terkait, Rabu (16/5). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Komisi III DPRD Kaltim melakukan rapat dengan pendapat (RDP) dengan PT Pertamina RU V dan stakholder terkait, di gedung E DPRD Kaltim, Rabu (16/5), perihal tragedi putusnya pipa minyak mentah di Teluk Balikpapan, beberapa waktu lalu. Hadir dalam RDP ini, mahasiswa dari lintas universitas di Kaltim.

RDP tersebut merupakan tindak lanjut aksi massa beberapa waktu silam, di kantor DPRD Kaltim perihal tragedi minyak di Teluk Balikpapan, yang menuntut DPRD Kaltim dapat melakukan mediasi terhadap pihak Pertamina RU V.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin mengatakan, dalam RDP ini pihaknya ingin mendengar secara langsung sejauh mana langkah-langkah pertamina terhadap penanggulangan pasca tragedi tersebut.

Baca: Reses di Muara Jawa, Baharuddin Demmu Terima Beragam Keluhan Konstituen

"Kita ingin mendengar, agar kita sama-sama bisa mengawal. Mulai dari proses hukumnya, ganti rugi sosial hingga pemulihan dampak lingkungan yang terdampak," ujar Politisi PKB ini.

Menurut Udin-sapaan akrabnya, pihaknya meminta kepada pertamina untuk terus melakukan pembayaran kompensasi terhadap warga.

"Kita apresiasi sejauh ini langkah-langkah pertamina sudah on the track. Meskipun itu secara bertahap dilakukan," ucapnya.

Komisi III, kata Udin, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh perusahaan minyak berplat merah tersebut. Dalam RDP ini, kata Udin, disimpulkan bahwa semua sepakat mengawal mulai dari proses hukum yang telah berjalan di Polda Kaltim, dan dampak lingkungan.

"Kita masih menunggu laporan dari pertamina soal kerugiannya ini dan berapa yang sudah direalisasikan," imbuhnya.

Baca: Gelar Rakor, Panwaslu Bontang Ajak Media Sukseskan Pilgub Kaltim 2018

Section Head CSR PT Pertamina RU V, Audy Nasution menjelaskan, PT Pertamina RU V berkomitmen dalam penanggulangan korban secara sosial dan aspek lingkungan. Meski, kata dia, dari hasil investigasi pihak kepolisian telah ditemukan penyebab putusnya pipa minyak mentah yang menghubungkan dari Lawe-lawe Penajam Paser Utara ke Balikpapan.

"Informasi penyebabnya sudah tersampaikan oleh Polda Kaltim, dugaan dari jangkar yang mengakibatkan pipa kita putus. Jadi kami (Pertamina) sebenarnya adalah korban. Karena kejadian itu, external force," ungkapnya.

Meski demikian sebagai perusahaan pemerintah, ia berjanji untuk bertanggung jawab terhadap dampak sosial maupun lingkungan.

"Kita sudah melakukan upaya apapun atas rekomendasi dari pihak Pemda Balikpapan dan PPU. Termasuk rekomendasi dari KLH (Kementerian Lingkungan Hidup). Ini bertahap, sedang diinventarisir untuk pemulihan. Prinsipnya kita siap apapun bantuan atas rekomendasi Pemda," tandasnya. (adv)

Tonton video menarik di bawah ini:

VIDEO: Polres Bone Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Racing

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0