EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi terjadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dengan kekuatan 7,7 SR dengan titik di timur laut Donggala, sekitar pukul 18.02 Wita, Jumat (28/9/2018). Gempa ini pun terasa hingga beberapa daerah di Kaltim, khususnya warga di Samarinda, Balikpapan, dan Sangatta Kutai Timur.
Melalui akun resmi twiiter BMKG @InfBMKG, disebutkan, gempa berada di kedalaman 10 kilometer timur laut Doggala dan berpotensi tsunami.
Baca juga: BPPD Kutim Target Pesta Adat Pelas Tanah Masuk Agenda Wisata Nasiona
Setelah gempa 7,7 SR terjadi, tepatnya pukul 18.14 Wita gempa susulan kembali mengguncang dengan kekuatan 6,1 SR dan tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya 28 menit, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah diguncang dua kali gempa, Jumat (28/9/2018).
Informasi dari BMKG melalui akun Twitter resmi @infoBMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 14.00 Wib dengan kekuatan magnitudo 5,9. Lokasi gempa berada di 0.35 LS, 119.82 BT, sekitar 8 kilometer barat laut Donggala dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa terasa hingga Palu dan Poso.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Lalu 28 menit kemudian, Donggala kembali diguncang gempa magnitudo 5,0. Pusat gempa berada di 0.34 LS, 119.87 BT atau 10 kilometer timur laut Donggala dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini juga tidak berpotensi tsunami.
Baca juga: Bahan Bakar Kapal Nelayan Bontang Bakal Dialihkan ke Gas
Warga di Samarinda pun merasakan dampak gempa dengan kekuatan 7,7 SR pada pukul 18.00 Wita. Gempa dirasakan hampir diseluruh wilayah di Samarinda, seperti di M Said, Segiri, Samarinda Kota hingga Samarinda Seberang.
“Kirain pusing, eh ternyata warga pada teriak dan berhamburan keluar rumah karena merasakan goyangan yang sama, ternyata gempa,” kata Rusli, warga Karang Paci.
Bahkan, gempa ini membuat pasien di RS Abdul Wahab Syahranie berhamburan keluar. Dari video yang viral di media sosial, tampak perawat dan keluarga pasien berusaha membawa pasien keluar gedung rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan,belum ada informasi dampak kerusakan dan kerugian akibat gempa bumi tersebut. Namun, pada pukul 18.36 Wita melalui akun twitter resminya, menyatakan bahwa potensi tsunami akibat gempa 7,7 SR di Donggala, dinyatakan telah berakhir. (*)
Video Diduga Sengaja Dibakar, Lahan 3 Hektar Hangus
ekspos tv

