PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Gelar Aksi Bela Rakyat, Amanat Suarakan Empat Poin Penting

Home Berita Gelar Aksi Bela Rakyat, A ...

Gelar Aksi Bela Rakyat, Amanat Suarakan Empat Poin Penting
Aliansi Mahasiswa Bontang saat menggelar orasi di Simpang Tiga Ramayana Kota Bontang, Senin (16/1). (EKSPOSKaltim/Arsyad)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bontang (Amanat) pagi tadi melakukan aksi "Bela Rakyat" di dua titik Kota Bontang, Senin (16/1).

Dalam aksinya, Amanat menyampaikan aspirasi dan menuntut Pemerintah untuk menindak lanjuti aspirasi tersebut, dengan tidak hanya didengarkan begitu saja.

Aspirasi yang disampaikan ada empat poin diantaranya terkait permasalahan kenaikan harga serta kelangkaan BBM, pencabutan listrik bersubsidi 900V dengan listrik 1300V, dan kenaikan tarif dasar listrik, TNKB, STNK, BPKB dan Administrasi.

Terakhir, kebijakan UU No. 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Daerah yang saat ini masuk dalam program Legislatif Nasional 2017.

"Ada dua titik tadi tempat kita melakukan aksi. Di depan Ramayana kurang lebih 1 jam, setelah itu kita lanjut ke kantor DPRD," kata koordinator aksi, Muhammad Arisaldu Adhar, saat ditemui di Jalan Moch Roem, Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Di Gedung Kantor DPRD Bontang, para mahasiswa ini diarahkan langsung ke suatu ruangan guna berdialog dengan sejumlah anggota dewan, terkait poin penting yang menjadi aspirasi mereka.

"Mereka (anggota Dewan, red) juga sangat mendukung atas apa yang kita inginkan, dan kita sampaikan dalam aksi tadi. Kita berharap aksi ini ada hasilnya, dan begitupun aksi selanjutnya yang kami lakukan juga mendapat respon yang baik, dan tidak hanya didengarkan saja," tukasnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris menuturkan, aksi ini merupakan penyambung lidah masyarakat yang perlu diperjuangkan dan diperhatikan oleh Pemerintah Daerah maupun Pusat.

Olehnya, apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa ini diharapkan bisa diakomodir demi kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

"Memang kita lihat banyak masyarakat kita yang resah atas kenaikan-kenaikan ini, seperti pajak maupun harga sembako. Kalau itu mau dinaikkan, harusnya Pemerintah Pusat juga menaikkan gaji-gaji para pekerja sehingga ada keseimbangan," tandas Agus Haris.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :