EKSPOSKALTIM.com, Bone - Sejumlah prestasi telah ditorehkan SD Inpres 5/81 Bajoe yang menjadikannya sebagai sekolah favorit di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.
Padahal, sekolah ini dulu dipandang sebelah mata jika dibanding dua sekolah besar yang berdampingan dengannya, yakni SDN 17 Bajoe dan SD Inpres 10/73 Bajoe.
Baca juga: Polres dan Pemkab Bone Teken MoU Larangan Pelajar Berkendara
Namun kini sekolah tersebut tak hanya mengukir prestasi membanggakan di tingkat kabupaten, bahkan di tingkat provinsi hingga nasional pun telah diraihnya.
Lomba cipta baca puisi misalnya, murid sekolah ini menyabet juara 1 tingkat nasional pada tahun 2014 lalu. Tak hanya itu, sekolah ini pun pernah mewakili Sulsel untuk mengikuti lomba Pildacil tingkat nasional.
"Lomba Pildacil tingkat nasional pada 2017 lalu, murid kami berhasil mendapat juara 2," kata Kepala SD Inpres 5/81 Bajoe, Hatijah yang didampingi seorang guru, Ruslianto, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/1/2019).
Lebih lanjut, deretan prestasi lain yang pernah diraih sekolah ini di antaranya juara 1 futsal antar SD se-Kabupaten Bone tahun 2018, juara 1 lomba hadang tingkat kabupaten pada tahun 2018, dan juara 1 lomba pidato islam tingkat kabupaten di tahun 2017.
"Kalau lomba nyanyi solo, kami juga selalu juara 1. Apalagi salah satu guru kami disini, pak Mika, memang seorang pelatih vokal di Bone," terangnya.
Ia menambahkan, di tahun 2017 lalu, pihaknya juga meraih juara 1 pada lomba memilah sampah tingkat kabupaten yang diselenggarakan Dinas Kebersihan.
"Kami juga dapat juara 2 untuk lomba akademik tingkat provinsi di tahun 2017 lalu," bebernya.
Disinggung soal kunci sukses sekolah ini meraih segudang prestasi, Hatijah menuturkan bahwa itu terletak pada guru bagaimana menemukan dan mengasah bakat para muridnya.
"Di kelas 3 kami cari bibit, dan 4,5,6 kami asah. Jadi kalau ada lomba, kami berdiskusi siswa mana yang akan diikutkan sesuai dengan bakat masing-masing," ujarnya.
Baca juga: Dihantam Ombak, 4 Bus dalam KMP Permata Terbalik Saat Berlayar ke Bone
Diakui Hatijah, dari berbagai prestasi yang diraih sekolahnya ini, banyak pihak sekolah sederajat SMP yang mendambakan alumninya dapat melanjutkan pendidikan di tempat mereka.
"Pihak Yayasan Athirah misalnya, kadang meminta 2 murid kami untuk bersekolah di sana. Tapi untuk hal itu, (keputusannya) tetap kami kembalikan ke orang tua murid," imbuhnya.
"Mereka (pihak Athirah) mungkin sudah melihat, murid kami yang lanjut sekolah di sana tidak pernah mengecewakan, dan selalu juara kelas. Contohnya Rahmat, murid kami yang lanjut di sana selalu juara 1," sambungnya.
Video Terkini EKSPOS TV: Empat Pejabat Utama Polres Bone Bergeser
ekspos tv

