PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DPRD Bontang Gelar Rapat Kerja dengan PT Pelindo 4

Home Berita Dprd Bontang Gelar Rapat ...

DPRD Bontang Gelar Rapat Kerja dengan PT Pelindo 4
Pertemuan PT Pelindo 4 dengan Komisi II, dan III DPRD Bontang, siang tadi. (Ekspos Kaltim/Endar)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Lubang di kawasan dermaga pelabuhan Loktuan yang ada sejak saban tahun masuk dalam tahap pengerjaaan pada bulan ini.  

Beberapa titik lubang karena longsoran itu makin mengalami kerusakan pada beberapa sisi. Jalan kerap dilalui kendaraan kontainer ataupun kendaraan antar-jemput penumpang.

PT Pelindo 4 memastikan proses selama pengerjaan tak akan menganggu operasional. Dipastikan operator pelabuhan Loktuan tersebut saat pertemuan dengan Komisi II, dan III DPRD Bontang, siang tadi.  

"Design seperti apa dan target rampung pengerjaan sampai kapan itu yang kami ingin tahu," jelas Dahnial anggota Komisi III DPRD Bontang.    

Ia mengingatkan tentang sistem penunjukan langsung dalam pengerjaan perbaikan dermaga ini kepada PT Pelindo. "Harus mengacu aturan yang ada. Proyek di atas Rp 200 juta harus lelang terbuka," jelasnya.   

Pihaknya meminta agar aktifitas perbaikan tak menganggu bongkar muat dan penumpang di sana. "Segera kalau bisa DED (Detail enginering design) diajukan ke kami," tambah Ridwan K anggota Komisi III lain.   

Sampai saat ini lubang yang muncul di jalan dermaga pelabuhan ditutup oleh tujuh pelat baja dengan ketebalan 24 milimeter sumbangan dari PT KNI.  

"Kami mencegah agar tak terakumulasi agar tidak melebar, maka kami kejar pengerjaan bulan ini," ujar General Manager Pelindo 4 Hardin Hasjim.  

Sekedar diketahui lubang muncul di dermaga yang mampu menampung muatan hingga 70 ton itu akibat intensitas mobilisasi kendaraan pengangkut Amonium Nitrat dengan beban melebihi daya beban jalan.   

Dugaan lain, karena terpaan air laut dari sisi utara pintu masuk menambah parah kerusakan. 

Dipaparkan sebelumnya tim teknisi PT Pelindo IV sudah melakukan survei. Biaya perbaikan Rp 398 juta nantinya akan dibebankan kepada PT Pelindo, dengan sistem potong dana bagi hasil.

Seperti diketahui kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,6 miliar di tahun 2016.

Kasi Sarana dan Prasarana Perhubungan Laut Dishub Bontang Welly Zakius turut menghadiri pertemuan tersebut. "Kami mengarahkan dalam proses pengerjaan untuk tertib administrasi," jelasnya. (Adv)


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :