EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Salah satu perusahaan di Kota Bontang menggelar Bimtek Pelatihan dan Sertifikasi Ankapin ( Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan) Tingkat III Basic Safety Training, kepada para nelayan di Kota Bontang.
Kegiatan ini digelar bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Balai Pelatihan Perikanan dan Penyuluhan (BPPP) Tegal, dan didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang.
Baca juga: Kartu Kesejahteraan Sosial Akan Digabung, Dinsos: Pemuktahiran Data Harus Valid
Dihubungi melalui via telepone belum lama ini, Kepala DKP3 Bontang Aji Erlynawati atau yang akrab disapa Iin mengatakan, kegiatan tersebut difasilitasi oleh CSR Pupuk Kaltim diperuntukan kepada para nelayan yang tergabung dalam Koperasi BEM.
Pada kegiatan ini, kata Iin, pihaknya dipercayakan memberikan pendampingan. “Kemarin mereka telah melakukan BST di Tegal, karena BST harus menjadi dasar untuk pelatihan Ankapin,” jelas Iin
Lanjut Iin, pelatihan sertifikasi Ankapin ini akan dilakukan selama dua pekan. Pihaknya pun sangat mendukung dan berharap ke depan perusahaan tetap memiliki program seperti itu. Pasalnya dari DKP3 Bontang anggarannya sangat terbatas.
“Alhamdulillah, perusahaan sudah memberikan perhatian, minimal untuk peningkatan SDM warga pesisir,” ujarnya.
Para peserta Ankapin sendiri akan mendapatkan bantuan kapal yang rencananya akan diberikan dari Kementerian Perhubungan. Namun penerimanya harus bersertifikasi. Olehnya, ia berharap pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar.
Baca juga: Delapan e-Warung Permudah Penyaluran BPNT di Bontang
“Semoga dengan pelatihan dan fasilitas yang diberikan, para nelayan bisa melakukan penangkapan ikan dan kegiatan lainnya lebih produktif lagi, agar mereka bisa lebih sejahtera,” harapnya.
Ia menambahkan, di Kota Bontang sendiri saat ini nelayannya yang telah memiliki sertifikat Ankapin tingkat III masih sedikit. Sehingga ia mengimbau agar para nelayan serius mengikuti pelatihan dan sertifikasi. Sebab, sertifikat Ankapin tingkat III, merupakan syarat bagi para nelayan melakukan aktivitas di laut menggunakan kapal.
“Ini menjadi regulasi baru bagi yang menggunakan kapal di atas 5 GT. Memang yang sudah mengikuti pelatihan Ankapin III di Bontang masih sedikit, karena membutuhkan anggaran yang cukup besar dan BST-nya harus dilakukan di Tegal,” tutupnya. (adv)
Video Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Kutim Matangkan Kepengurusan
ekspos tv

