EKSPOSKALTIM, Bontang – Memasuki tatanan kenormalan baru (new normal), Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, menggelar Bontang Street Festival (BSF), Jumat (26/6/2020).
Bertempat di Pujasera Lapangan Bola Hop 1, kegiatan tersebut, bekerja sama dengan Pemuda Pemudi Satimpo (PESAT) yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 26-29 Juni 2020, yang diikuti 50 Pedangang Kaki Lima (PKL) dan Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bontang. Tujuannya, untuk memberikan semangat para pedagang dalam menghadapi pademi covid-19.
Baca juga: HUT Bhayangkara ke-74, Polres Bontang Ikuti Upacara Via Online
Lurah Satimpo, Andriyana mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi pedagang kaki lima dan UMKM di Bontang. Mengingat selama pandemi ini, tidak ada aktifitas berjualan. Sehingga pihaknya, bersama Pesat memberikan fasilitasi melalui Bontang Street Festival.
“Kegiatan ini sebagai motivasi dan memberikan semangat para pedagang. Karena selama pandemi, mereka tidak bisa beraktivitas berjualan,” kata Andriyana saat dihubungi, Rabu (1/7/2020).
Dia juga menyebutkan, selama pelaksanaan festival, pihaknya menerapkan protocol kesehatan yang berlaku. Kata dia, mulai dari mewajibkan penggunaan masker mulai dari penjual maupun pengunjung. Selain itu, menyediakan tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu badan dengan Thermogun setiap pengunjung yang datang.
Baca juga: Rentan Terpapar Covid-19, Pupuk Kaltim Fasilitasi Rapid Test Puluhan Jurnalis Bontang
“Kami tetap memberlakukan protocol kesehatan yang berlaku, dan tetap menjaga jarak untuk mencegah penyebaran penyakit mematikan tersebut,” sebutnya.
Lebih lanjut Andriyana menyampaikan, dalam pelaksanaan itu, mendapatkan dukungan berbagai pihak. Mulai dari Wali Kota Bontang dan DPRD Bontang. Bahkan dari pihak Yayasan Badak LNG. Sehingga kegiatan ini ke depannya akan dilaksanakan kembali 3- 5 Juli mendatang.
”Nah, setelah kegiatan kedua, akan diagendakan setiap minggu sekali. Alhamdulillah semua memberikan respon positif,” tutupnya. (adv)

