PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Anak Gajah Kalimantan Terjebak di Sawit, Kemenhut Gandeng Interpol

Home Berita Anak Gajah Kalimantan Ter ...

Kementerian Kehutanan memastikan telah berkoordinasi melalui jaringan Interpol Malaysia untuk menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan anak gajah Borneo terjebak di perkebunan sawit. Hasil penelusuran sebelumnya menunjukkan peristiwa tersebut diduga terjadi bukan di wilayah Indonesia.


Anak Gajah Kalimantan Terjebak di Sawit, Kemenhut Gandeng Interpol
Anak gajah diduga terjebak di lumpur yang berada dalam perkebunan di Malaysia. Foto: Dok.Istimewa

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia memastikan telah melakukan koordinasi melalui jaringan Interpol Malaysia terkait upaya penyelamatan anak gajah Borneo (Elephas maximus borneensis) yang berada di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di Tawau, Sabah.

“Interpol Malaysia sedang konfirmasi ke pihak berwenang di sana,” kata Kasubdit Penanganan Pengaduan Kehutanan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Hendra Nur Rofiq, dikutip media ini, Selasa (10/3). 

Koordinasi tersebut dilakukan setelah Direktorat Jenderal Gakkum Kemenhut menerima laporan terkait video yang viral di sejumlah media sosial. Video itu memperlihatkan seekor induk gajah bersama anaknya terjebak di lumpur di area perkebunan kelapa sawit.

Sebelumnya, Kemenhut telah melakukan identifikasi terhadap konten tersebut. Hasil penelusuran digital menunjukkan lokasi kejadian kemungkinan besar berada di kawasan perkebunan sawit di Tawau, Sabah, Malaysia, sehingga bukan berasal dari wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho sebelumnya menjelaskan bahwa spesies yang terlihat dalam video tersebut adalah gajah Borneo (Elephas maximus borneensis), subspesies gajah Asia yang endemik Pulau Kalimantan dan termasuk satwa dilindungi.

Menurut dia, identifikasi dilakukan melalui analisis sejumlah indikator digital, termasuk penelusuran akun media sosial yang pertama kali mengunggah video tersebut.

Menindaklanjuti temuan itu, koordinasi dengan otoritas Malaysia dilakukan melalui jaringan Interpol pada Jumat (6/3) untuk memastikan penanganan satwa tersebut oleh pihak berwenang setempat.

Selain berkoordinasi lintas negara, Gakkum Kemenhut juga telah berkomunikasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Nunukan guna meningkatkan patroli di wilayah perbatasan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perlindungan populasi gajah Borneo, termasuk di kawasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Kemenhut juga menjalin kerja sama dengan Sabah Wildlife Department untuk mengawal isu penyelamatan gajah tersebut sekaligus memperkuat pertukaran informasi terkait konservasi gajah Borneo lintas batas.

Video yang memperlihatkan induk gajah dan anaknya terjebak lumpur sebelumnya viral di berbagai platform media sosial. Dalam kolom komentar, sejumlah warganet menandai serta melaporkan peristiwa tersebut kepada otoritas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kemenhut agar segera ditindaklanjuti.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :