EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Sebanyak 91 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta di Kabupaten Kutai Timur laksanakan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) Senin (22/4/2019). Sekitar 5.695 pelajar mengikuti ujian, namun sebagian masih menggunakan kertas dan pensil.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
Baca juga: Wagub Kaltim Bakal Tinjau Kawasan Karst dan Maloy
Dari 91 sekolah, sekitar 2.386 pelajar sudah menggunakan sistem UNBK dan sisanya sebanyak 3.309 masih menggunakan sistem PBT.
"Sementara 16 sekolah sudah menggunakan sistem UNBK, sisanya menggunakan sistem lama ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP) / (PBT)," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur (Kutim) Roma Malau, Senin (22/4/2019).
Pelaksanaan ujian dimulai sejak pukul 07:30 Wita, terbagi menjadi tiga sesi. Roma Malau yang ditemui saat meninjau pelaksanaan di Sekolah Dasar Negeri 002 Sangatta Utara membenarkan jika ujian terbagi tiga sesi.
Baca juga: Anggota DPRD Kutim Herlang Tepis Isu Ditangkap Bawaslu
"Sesi satu pukul 07:00-09:30, sesi dua pukul 10:30-12:30, dan sesi tiga pukul 14:00-16:00 Wita. Dengan jadwal Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Ini sudah sesuai aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," tambahnya.
Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). (adv)

