EKSPOSKALTIM.com, Balikpapan - Tiga pemancing dinyatakan hilang saat kebakaran tumpahan minyak terjadi di teluk Balikpapan pada Sabtu kemarin, 31 Maret 2018. Ketiga nelayan itu bernama Sutoyo (42), Suyono (55) dan Agus Salim (41).
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau BNPP yang menerima laporan langsung mengerahkan personelnya untuk operasi pencarian. Termasuk menurunkan 2 alat utama berupa RIB 9 meter dan perahu karet.
Baca: Senin, Bakal Calon Wawali Samarinda Dipanggil DPP Nasdem
"Sebanyak 7 personel kami libatkan untuk melakukan pencarian yang difokuskan di wilayah lokasi kejadian dan pesisir teluk Balikpapan," kata Kepala BNPP Balikpapan melalui Kasie Ops, Octavianto, Minggu (1/4/2018).
Namun upaya pencarian hari ini terkendala dengan tumpahan minyak di teluk Balikpapan. "Cairan BBM yang mencemari laut dapat merusak alat utama kami yang berbahan karet," ungkapnya.

Suyono (55) salah satu korban yang hilang di teluk Balikpapan
Sebelumnya pada Sabtu malam tadi sekira pukul 22.45 Wita, Hari Mona melaporkan ke Pos SAR bahwa keluarganya bernama Agus Salim hilang. Korban bersama 4 rekannya yang lain memancing dengan menumpangi 2 perahu.
"Kelima korban memancing sebelum terjadi kebakaran tumpahan minyak di teluk Balikpapan. Saat musibah terjadi baru 2 korban yang ditemukan tewas," bebernya.
Berita terkait: Teluk Balikpapan Terbakar, Arus Penyeberangan Normal
Kedua korban yakni Imam N (41) dan Wahyu Gusti Anggoro (27). "Sementara ketiga korban lainnya hingga kini masih hilang sejak pergi memancing pada Sabtu pagi kemarin sekira pukul 06.00 Wita," tukasnya.
BNPP yang dahulu bernama Basarnas telah mendirikan Pos SAR gabungan di jetty Chevron pelabuhan Semayang. Pencarian turut melibatkan beberapa potensi SAR diantaranya BPBD, Banda Indonesia hingga PKPU dan Stekpala.
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO 813 Turn Back Crime: Operasi Sabhara Polres Bontang
ekspos tv

