EKSPOSKALTIM, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyediakan 17.239 tiket kapal laut gratis yang tersebar di 55 ruas pelayaran selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Program ini ditujukan untuk mendukung kelancaran arus penumpang, keterjangkauan biaya, serta pemerataan layanan transportasi laut, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan.
“Tiket gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil, untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Budi Mantoro dalam keterangan di Jakarta, Rabu (18/12).
Layanan tiket gratis ini dilayani oleh tiga operator pelayaran nasional, yakni PT Sakti Inti Makmur, PT Dharma Indah, dan PT Belibis Papua Mandiri. Jadwal keberangkatan dimulai dari pertengahan hingga akhir Desember 2025.
Budi menjelaskan program tersebut bertujuan membantu masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi serta menjaga kelancaran arus penumpang di pelabuhan.
“Program ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan akses transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujarnya, dikutip dari ANTARA.
Wilayah layanan tiket kapal gratis mencakup berbagai lintasan strategis di Indonesia bagian timur dan kawasan kepulauan. Di Nusa Tenggara Timur, rute yang dilayani antara lain Kupang–Rote dan Rote–Kupang. Di wilayah Maluku dan Sulawesi meliputi lintasan Ambon–Manado, Manado–Sofifi, hingga Tulehu–Amahai.
Sementara di Papua dan Papua Barat, layanan tiket gratis tersedia di sejumlah rute seperti Sorong–Waisai, Jayapura–Kasonaweja, Manokwari–Wasior, serta rute lainnya.
Untuk memanfaatkan program ini, masyarakat wajib memenuhi sejumlah persyaratan. Penumpang harus membawa identitas diri yang sah seperti KTP, SIM, Kartu Keluarga, atau bukti identitas lainnya, baik asli maupun fotokopi.
Data identitas penumpang harus sesuai dengan dokumen yang didaftarkan. Setiap pendaftar hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat orang dalam satu Kartu Keluarga. Tiket gratis juga tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan.
Pendaftaran dan informasi ketersediaan tiket, jadwal keberangkatan, serta teknis pendaftaran dapat diperoleh langsung melalui operator kapal. PT Sakti Inti Makmur melalui aplikasi Express Bahari Mobile, PT Dharma Indah melalui laman dharmaindah.com, serta PT Belibis Papua Mandiri melalui tautan https://bit.ly/TiketGratisBelibisPapuaMandiri.
Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, mematuhi ketentuan yang berlaku, dan mengutamakan keselamatan selama menggunakan jasa angkutan laut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar karena kuota tiket terbatas. Selain itu, pastikan data yang diberikan benar agar proses verifikasi berjalan lancar,” tambah Budi.
Melalui program tiket kapal laut gratis ini, Ditjen Perhubungan Laut berharap mobilitas masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib.


