16 Juli 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dinsos Kutim Akui Masih Kekurangan Pendamping PKH


Dinsos Kutim Akui Masih Kekurangan Pendamping PKH
Koordinator PKH Dinsos Kutim, Agustina.

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat ini masih kekurangan tenaga pendamping untuk Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal, 1 pendamping harus mendampingi maksimal 200-250 KPM/Kartu Keluarga (KK).

Koordinator PKH Dinsos Kutim Agustina mengatakan, semakin banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM)/KK, maka akan ada penambahan pendamping dari pusat. Jumlah sementara pendamping saat ini ada 49 pendamping dan 2 operator.

Baca juga: Buka Safari Ramadhan, PT Pupuk Kaltim Bantu 4 Mesjid di Bufferzone

"Iya, jumlah pendamping sebenarnya ada 52 pendamping dan 3 operator. Tetapi, ada 3 pendamping dan 1 operator yang keluar dari pekerjaan," ujarnya, Senin (13/5/2019).

Ia menegaskan, pihaknya rutin melakukan monitoring untuk memastikan KPM senantiasa memiliki pendampingan, sekaligus dilakukan pemutakhiran data per 3 bulan.

"Dan kita selalu memantau anggota KPM. Apabila kita tahu mereka pindah tanpa memberitahu pendamping selama per 3 bulan, maka kita akan mengeluarkan KPM dari PKH,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Kukar: Program PINTAR Menjawab Kebutuhan Pendidikan Daerah

Kata dia, tidak semua keluarga miskin bisa masuk menjadi penerima manfaat PKH. Mereka harus memenuhi komponen-komponen yang dipersyaratkan. Anak yang ditanggung mulai dari dalam kandungan, SD, SMP, dan SMA.

“Sekarang PKH ada untuk lansia di atas umur 60 tahun dan disabilitas berat, tetapi nama mereka harus muncul dari pusat agar mudah diakses. Kami (Dinsos) hanya memonitoring data yang mana masih layak dan tidak untuk masuk di PKH," tutupnya.

Reporter : RNW    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0