PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OMZET MENINGKAT, PENJUAL BUSANA MUSLIM HASILKAN 15 JUTA PERHARI

Home Berita Omzet Meningkat, Penjual ...

OMZET MENINGKAT, PENJUAL BUSANA MUSLIM  HASILKAN 15 JUTA PERHARI
Lilis, pedagang busana muslim di Kota Bontang. (Eksposkaltim/Slamet Riyadi)

EKSPOSKALTIM, Bontang -  Permintaan busana muslim dibulan ramadhan mengalami peningkatan. Situasi ini pun berdampak baik pada peningkatan omzet pedagang busana muslim yang ada di Kota Bontang. Pedagang busana muslim, Lilis Sutari, mengatakan momen bulan puasa permintaan busana muslim selalu meningkat, peningkatannya pun mencapai 2 hingga 3 kali lipat dari hari biasanya.

“Sesuai kebutuhan pada momen ini, juga rata-rata mayoritas muslim. Mulai minggu kemarin sangat terasa peningkatannya, omzet yang mampu dihasilkan hingga 15 juta perhari,” kata Lilis , saat ditemui di Rukonya, Jalan Ahmad Yani, Api-Api Kecamatan Bontang Utara, Rabu (22/6/2016).

Dilihat dari angka penjulannya, jenis busana yang paling banyak terjual saat ini adalah jilbab. Menurutnya, hal ini disebabkan karena meningkatnya pengguna hijab di masyarakat Bontang.

“Yang paling banyak diburu oleh pembeli saat ini adalah jilbab, berdasarkan catatan penjulan sejak dua minggu lalu, biasanya pelanggan kalau membeli jilbab tidak hanya satu potong saja, kadang bisa sampai 3 hingga 5 potong sekali belanja. Untuk harga jilbab perpotongnya Rp 50.000, dari penjulan jilbab saja sudah lumayan,” katanya.

Penjualan busana ditempat lilis ini tergolong stabil disetiap bulan ramadhan. Walau hari biasa, penjualan di tokonya ini juga tidak mengalami penurunan omzet yang signifikan.

"Untuk setiap bulan ramadhan memang selalu meningkat, tetapi pada hari biasa juga tidak pernah mengalami penurunan secara drastis. Soalnya konsep penjualan saya, dari kualitas barang yang dijual terbilang memiliki harga yang cukup tinggi, satu potong baju bisa mencapai Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Sebenarnya keuntungannya hanya kecil saja, tetapi mending jual mahal daripada jual barang yang tidak bertahan lama," tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :