EKSPOSKALTIM, Bontang - Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bontang , Ambo Sakka, menanggapi persoalan drainase buntu yang ada di depan Bank BNI Cabang Bontang, Jalan Ahmad Yani, Rukun Tetangga (RT) 09, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, yang hingga kini masih menjadi sorotan masyarakat yang ada di kawasan tersebut.
Ambo mengatakan, penyelesaian persoalan yang ada drainase tersebut dilimpahkan ke masyarakat, ataupun dinas yang bersangkutan. Karena kata dia, PU akan turun tangan jika drainase tersebut masih dalam proses pengerjaan (pembangunan, red), namun pada kenyataannya drainase yang mampet itu sudah dikerjakan.
"Itu kan sudah selesai pengerjaan drainasenya. Seandainya baru mau dibangun, ya kami akan turun tangan. Tapi inikan tinggal dirawat saja tentang kebersihannya, agar tidak buntu dan digenangi air," kata Ambosaka saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Moch Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (22/6/2016).
Ambo mengatakan, jika tidak ingin drainase tersebut buntu, ia berharap masyarakat atau RT setempat bisa melakukan kerjabakti untuk membersihkan drainase tersebut.
"Sebenarnya itu adalah tugas kita semua. Namun jika ada hal-hal seperti ini, RT setempatlah yang harus turun tangan untuk melakukan bersih-bersih, atau bekerja sama Dinas Kebersihan dan Pertamanan dalam hal ini. Tidak ada yang patut disalahkan dalam hal ini, hanya perlu kesadaran saja," pungkasnya.
Kata Ambo, persoalan tersebut sepenuhnya bukan tanggung jawab PU, sehingga pihaknya hanya menghimbau kepada masyarakat, agar sadar untuk selalu menjaga lingkungan tempat tinggalnya.
"Iya itu bukan wewenang kami, karena sudah lama selesai pembangunannya, dan baru menimbulkan penyumbatan. Kecuali ada pembangunan drainase yang belum selesai, lalu terjadi penyumbatan. Nah, itu kami yang harus turun," tutupnya.

