EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Menghadiri kegiatan Survei Kepuasan Lingkungan Pupuk Kaltim di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim, Selasa, 2 Oktober 2018, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan peran perusahaan dalam pembangunan.
Menurut orang nomor dua di kota penghasil pupuk dan gas itu, sinergitas antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah menjadi kunci terwujudnya keharmonisan yang hakiki.
"Keharmonisan di Bontang terwujud melalui sinergitas kita semua. Antara pemerintah, masyarakat dan perusahaan," ujarnya.
Basri menuturkan, hal ini menjadi salah satu bentuk mengharmoniskan program-program perusahaan dengan tingkat kepuasan masyarakat. Melalui kegiatan ini, harapan perusahaan, masyarakat dan pemerintah dapat terukur apakah sudah berjalan dan terjaga dengan baik.
Ia pun menyampaikan bahwa keberadaan PT Pupuk Kalimantan Timur di Kota Bontang sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Tanpa Pupuk Kaltim, kata Basri, mungkin kota yang dahulunya adalah kecamatan ini tidak akan menjadi Bontang yang tumbuh dan berkembang seperti sekarang ini.
Ia pun menyambut ramah kedatangan Holding Pupuk Indonesia yang kali ini dipimpin oleh Wahyu Supriyanto selaku VP PKBL Pupuk Indonesia bersama jajaran. Mereka diantaranya adalah PT Petrokimia Gresik, PT Kujang, PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) dan PT Rekayasa Industri.
"Selamat datang di Kota Taman, Tertib, Agamais, Mandiri, Aman, dan Nyaman. InsyaAllah kalau datang ke sini pasti aman dan nyaman," ucapnya.
Basri menuturkan Survei Kepuasan Lingkungan menjadi salah satu komitmen Pupuk Kaltim kepada masyarakat Bontang tentang sejauh mana kepuasan pelayanan pada program mitra binaan baik lingkungan sosial maupun lingkungan hidup.
Orang nomor dua jajaran Pemkot Bontang itu menceritakan kehadiran dua perusahaan terbesar yaitu Pupuk Kaltim dan Badak LNG menjadi titik awal tumbuh dan berkembangnya Kota Bontang.
"Saya kira masyarakat Bontang mempunyai pemikiran yang sama dengan saya. Karena dahulu sekitar tahun 70-an Kota Bontang hanya dikenal sebagai kota nelayan. Bontang masih menjadi bagian dari Kabupaten Kutai waktu itu," lanjutnya.
Basri mengaku terharu mendengar testimoni manfaat bantuan yang disampaikan salah satu mitra binaan. Ketika orang tertimpa musibah kebakaran yang mengakibatkan hilangnya harta benda, Pupuk Kaltim hadir membantu memberikan modal untuk kembali menjalankan usahanya.
Usai menghadiri kegiatan bantuan Pupuk Kaltim dalam pembinaan Koperasi Bina Eta Mandiri (KopBem), Basri menilai Pupuk Kaltim sangat terarah dalam menyalurkan bantuan. Disamping bantuan modal usaha, pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) pun dilakukan. Para nelayan diberangkatkan ke BPPP Tegal untuk dilatih sehingga meningkatkan kompetensi mereka. Harapannya, para nelayan tersebut memiliki sertifikat juru kemudi yang mampu menjadi nilai tambah bagi mereka.
Dijelaskannya, Pupuk Kaltim memberikan bantuan kepada masyarakat Bontang bukan hanya bantuan modal tapi juga bantuan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini merupakan salah satu komitmen perusahaan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai bentuk pelayanan. Bukan hanya di bidang sosial, bahkan perhatian Pupuk Kaltim juga terlihat dibidang pendidikan, lingkungan hidup hingga Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
"Atas nama Pemkot Bontang kami mengucap terima kasih kepada Pupuk Kaltim beserta jajaran Direksi dan Manajemen yang selama ini telah membangun sinergitas bersama masyarakat dan pemerintah. Sehingga keinginan masyarakat Bontang dalam hal pembinaan baik SDM, Ekonomi, Sosial, Pendidikan, Olahraga dan lainnya bisa terlaksana baik," tutupnya. (adv)

