EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Dana Desa (DD) sangat membantu masyarakat dalam hal pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Desa dituntut harus mandiri dan mempunyai Pendapatan Asli Desa dan menciptakan banyak lapangan pekerjaan, serta mampu membuat produk asli desa tersebut.
Kecamatan Sangkulirang yang terdiri 15 desa sangat merasakan manfaat Dana Desa. Di Desa Tepian Terap misalnya, desa yang telah lama tak menikmati setrum listrik PLN ini berinovasi membuat pembangkit swadaya masyarakat.
Dalam penjelasan anggota DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan, bersumber dari Dana Desa, maka dikembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) dan melalui perjalanan yang panjang sehingga sekarang berhasil listrik 24 jam. Biayanya tergolong ringan dan disubsidi kepada warga yang kurang mampu bahkan gratis dalam hal pembayaran iuran.
Bukan itu saja, Desa Tepian Terap juga memanfaatkan inovasi itu untuk menyediakan air bersih sehingga dalam satu program terdapat dua manfaat yang memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. “Ini ibarat ‘menyelam sambil minum air’, satu kegiatan yang direncanakan manfaat yang dirasakan dua kegiatan,” ujarnya, Selasa (3/4)
Desa lainnya tak mau ketinggalan memanfaatkan DD untuk peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Contohnya Desa Peridan, yang mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warganya.
Kemudian Desa Benua Baru Ulu yang mengembangkan Embung Desa guna mendapatkan air bersih, lalu Desa Perupuk dan Kolek yang mengembangkan usaha pertanian sawit dan membuka akses jalan usaha tani untuk menambah sumber penghasilan masyarakat setempat. (adv)

