EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Anton Darmawan menyebutkan kebutuhan mendesak di Kecamatan Busang meliputi penambahan jaringan listrik dan air bersih.
“Seperti PDAM baru masuk ke tiga desa. Listrik hanya hidup sampai jam 10 malam, akses internet juga terbatas. Jaringan 3G baru tersedia di Desa Mekar Baru, jadi belum bisa terakses internet,” kata Anton, Selasa (27/2).
Ia menambahkan, wilayah tersebut sangat jarang mendapatkan pembaharuan infrastruktur listrik sejak lama. Solusi perencanaan pembangunan listrik komunal bertenaga matahari dan menara pemancar internet dapat diambil untuk mengubah wajah desa.
Lain lagi di Kecamatan Long Mesangat. Anton mengungkapkan wilayah tersebut akan mendapat sentuhan peningkatan jalan. Partisipasi aktif pemerintah desa dalam pengawasan pembangunannya pun menjadi diperlukan.
Kendati Desa Sumber Agung dan Desa Tanah Abang di kecamatan tersebut telah mampu menikmati listrik 24 jam, tersisa peningkatan akses jalan yang menjadi prioritas utama.
“Memang ada usulan lain yang berasal dari warga seperti pembangunan pondok pesantren di Desa Tanah Abang maupun madrasah di SP3. Terdapat pula usulan pemanfaatan komoditas sawit dan karet, serta pangan dan sawah. Telah dioptimalkan lahan seluas 5 ribu hektar untuk program agribisnis ekonomi itu. Long Mesangat dapat menjadi lumbung pangan maupun swasembada pangan secara umum,” jelas Anton. (adv)

