EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu penerima bantuan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat berkapasitas 50 kWp di Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang.
Bantuan dari Direktorat Jendral (Dirjen) Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM ini pun disambut baik Komisi C DPRD Kutai Timur.
“Hal ini tentu menjadi kabar baik khususnya untuk warga yang berada di pesisir ataupun terpencil. Langkah ini pastinya dapat membantu mengatasi krisis listrik di wilayah minim elektrifikasi,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Sayid Anjas, Kamis (15/2).
Aset senilai Rp 4,1 miliar itu, kata Anjas, kiat menambah aset daerah dalam bidang energi yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat di daerah terpencil terhadap pasokan listrik. Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam penyediaan energi, mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) melalui peningkatan pemanfaatan energi setempat.
“Ini sebagai bagian pelayanan listrik yang tidak terjangkau khususnya di daerah pelosok oleh PLN dengan biaya murah. Dari penyerahan bantuan hibah ini akan memperpanjang pemanfaatannya dalam melayani kebutuhan listrik,” tambah dia.
Sayid berpesan, agar masyarakat sekitar dapat menjaga dan merawat aset PLTS tersebut serta mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Bisa dengan meningkatkan rasa memiliki dengan merawat dan dipergunakan secara baik untuk kepentingan kemanfaatan bersama,” tutupnya. (adv)

