PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BALADA DUNIA PENDIDIKAN : MURID BUAT KESALAHAN, GURU YANG DISALAHKAN

Home Berita Balada Dunia Pendidikan : ...

BALADA DUNIA PENDIDIKAN : MURID BUAT KESALAHAN, GURU YANG DISALAHKAN
Kepsek SMK Halal Squere Bontang, Hartono. (Eksposkaltim/Heri)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Dalam dunia pendidikan kita, tenaga pengajar atau guru masih dipandang sebagai figur panutan. Tingkah lakunya menjadi sorotan para murid atau bahkan orang tua murid. Sekali berbuat kesalahan maka sang guru dicela habis-habisan bahkan boleh jadi diberhentikan dari pekerjaannya.

Padahal sejatinya, proses belajar-mengajar akan berjalan dengan baik, bukan hanya ditentukan oleh figur dan kapabilitas guru atau tenaga pengajar itu. Sang murid juga harus mawas diri, bertanggung jawab dalam proses, menjaga perilaku, dan bersungguh-sungguh mengikuti pelajaran dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah(Kepsek) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Halal Squer, Hartono, mengatakan mencela dan menuduh dalam dunia pendidikan seolah murni kesalahan guru, padahal guru hanyalah satu unsur saja dalam dunia pendidikan.

“Anehnya lagi, para komentator begitu mudah memberikan stempel buruk kepada para pendidik,” kata Hartono, saat ditemui di Dinas Pendidikan, Gedung Graha Taman Praja Blok II lantai dasar, Jalan Moch Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (13/6/2016).

Diakuinya, ia tak habis pikir jika terjadi kenakalan pada siswa, semuanya disalahkan kepada guru hingga guru selalu dalam posisi yang keliru. Menurutnya, mereka yang menyalahkan guru tak berpikir bahwa kehidupan anak-anaknya lebih banyak dihabiskan dirumah, dan di lingkungan mereka (para orang tua, red) berada.

“Bagaimana buruknya para orangtua dalam mendidik anaknya. Kemudian orangtua yang terlalu asyik dengan aktivitas mereka sendiri, padahal anakpun membutuhkan perhatian dan pengawasan yang intensif, " terangnya

Untuk itu, Hartono meminta kepada masyarakat agar lebih bisa menghargai guru, khususnya guru yang berada pada ketiga tingkatan sekolah ini seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Hargailah para guru, karena dengan kelembutan tangan dari seorang guru yang memegang jemari anak didiknya, membimbing mereka agar bisa membaca, menulis dan berhitung, yang kadang orang tua siswa tersebut tidak mampu melakukannya di rumah," tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%100%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :