EKSPOSKALTIM, Bontang - Dalam rangka, penyelarasan Visi dan Misi Walikota Bontang untuk mewujudkan Bontang sebagai kota hijau dan kota cerdas, Kecamatan Bontang Utara melaksanakan kegiatan peresmian Green dan Smart Team Kelurahan Bontang Baru, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Utara, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu pagi (28/05/2016).
Acara ini dihadiri oleh Walikota Bontang Neni Moerneni beserta wakilnya Basri Rase, Camat Bontang Utara Zemmy Hasz, Lurah Bontang Baru Nikolaust Afriza Eko Waldian, Koramil, serta se-luruh Rukun Tetangga (RT) yang berada diwilayah Bontang Baru.
Dalam sambutannya, Neni sangat mengapresiasi program ini untuk mewujudkan Kota Bontang menjadi Kota yang Bersih. Karena menurutnya, untuk mewujudkan hal itu memang membutuhkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan asri.
“Saya sangat mengapresiasi program kerja Smart team ini, ketika dibutuhkan langsung cepat tanggap. Dan apapun yang berhubungan dengan budaya kebersihan, pemerintah Kota Bontang akan selalu mendukung,” Ucap Neni saat meresmikan Smart Team di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Bontang Utara.
Sementara itu, Lurah Bontang Baru Nikolaust Afriza Eko Waldian menyampaikan bahwa Smart Team yang dibentuknya ini memang diperuntukan untuk menjaga serta memperbaiki sarana dan prasana yang berada di wilayah kerja Kelurahan Bontang Baru.
“Smart Team ini memang system kerjanya dikhususkan untuk membenahi sarana dan prasarana yang ada di Kelurahan Bontang Baru, dimana ketika mendapati kerusakan jalan, jembatan, maupun parit yang buntu, maka Smart team dan warga sekitar lokasi akan secara bersama–sama memperbaikinya,” ujar Niko.
Menurut Niko, ide untuk membuat smart team ini didasari atas kondisi masyarakat Kelurahan Bontang, mayoritas berprofesi sebagai pekerja di perusahaan dan tidak memiliki cukup waktu untuk memperhatikan lingkungan sekitar.
“Mayoritas warga di Kelurahan Bontang Baru pekerja mas, jadi tidak banyak waktu untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Dari pengamatan saya inilah, maka smart team ini terbentuk untuk benar-benar berkonsentrasi menjaga dan memperbaiki prasarana yang rusak,” imbuhnya.

