EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Harapan publik sepak bola Balikpapan menyaksikan tim kesayangannya Persiba berlaga di home base baru mendekati kenyataan.
Kabar terbaru, PT Liga Indonesia Baru merestui Beruang Madu berlaga di Stadion Batakan menjamu Persegres Gresik United, Minggu 9 September nanti.
Sekretaris Persiba Irfan Taufik menegaskan hal tersebut di hadapan wartawan, Selasa (5/9). Dari sisi kesiapan,
kata Irvan, Stadion Batakan sudah siap menggelar laga. Namun, penonton akan dimaksimalkan menempati seluruh tribun yang ada di bawah.
Ia menargetkan 20 ribu lebih penonton bakal menyaksikan laga 9 September mendatang.
“Tribun atas memang masih belum akan dipakai, karena memang aspek keamanan masih jadi pertimbangan utama,” terangnya.
Soal harga tiket masuk, dipatok Rp 50 ribu untuk VIP dan Rp 30 ribu untuk reguler.
Harga tiket yang relatif murah disebut Irfan juga untuk memancing animo masyarakat Balikpapan menyaksikan tim Beruang Madu bertanding.
Disinggung soal tarif sewa stadion, Irfan menyebut masih terus melakukan komunikasi dengan pemerintah kota agar dapat digratiskan.
“Tapi memang belum ada jawaban,” kata dia.
Panpel Persiba Balikpapan Warsito menyebut khusus tiket VIP panitia menyiapkan sekira 2.500 tiket.
Sedangkan sisanya akan dikenakan tarif reguler. Untuk tarif peminjaman stadion, Warsito mengaku memang masih belum final. Lantaran masih menunggu hasil komunikasi dengan wali kota Balikpapan.
Sebelumnya, Asisten II Setkot Balikpapan Sri Soetantinah memastikan Stadion Balikpapan siap pakai.
Namun, perempuan yang kerap disapa Tantin ini menyebut, pemkot belum bisa memastikan seperti apa mekanisme peminjaman stadion kepada Persiba Balikpapan nanti.
Hanya saja, pemkot kemungkinan besar tetap akan mengenakan biaya untuk pemakaian stadion senilai Rp 1,2 triliun tersebut. Memang, sampai saat ini belum ada payung hukum (Perda) yang mengatur besaran sewa khusus untuk stadion.
Dijelaskan Tantin, khusus mekanisme sewa stadion, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan. Tetap dikelola pemerintah atau diberikan kepada swasta.
Dua opsi itu, tetap akan sama-sama dikaji dengan melibatkan para ahli. Jika sewa tahunan, Tantin menerangkan memang perlu ada kemudahan-kemudahan yang ditawarkan, sehingga pihak swasta juga berminat.
Ketua Umum Persiba, Syahril HM Taher mengaku secara prinsip tak keberatan dengan opsi sewa Stadion Batakan.
Hanya saja, dia tetap berharap wali kota punya kebijakan untuk menggratiskan. Minimal sampai musim kompetisi yang menyisakan tujuh laga kandang berakhir.
Menurut Syahril, wacana awal tarif sewa Stadion Batakan adalah Rp 82 juta per pertandingan belum termasuk H-1 pelaksanaan pertandingan.

