07 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DPRD Bontang Sahkan Raperda Kemudahan Penanaman Modal


DPRD Bontang Sahkan Raperda Kemudahan Penanaman Modal
Rapat paripurna ke-16 masa sidang ke-II tahun 2017 dalam rangka pengambilan keputusan terhadap penetapan raperda Kota Bontang tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kota Bontang, Selasa (6/6). (Ekspos Kaltim/Ismail).

EKSPOSKALTIM, Bontang- Demi memudahkan investor menanamkan modal untuk lancarnya pembangunan, DPRD Bontang mengesahkan raperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kota Bontang.

Disahkannya raperda langsung melalui rapat paripurna ke-16 masa sidang ke-II tahun 2017 dalam rangka pengambilan keputusan terhadap penetapan Raperda Kota Bontang tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal di Kota Bontang.

Dijelaskan Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang Muhammad Arif, dalam kegiatan penanaman modal investor selalu mengharapkan keuntungan, tetapi pemerintah lebih mengutamanan pembangunan di Bontang.

"Raperda ini demi memudahkan investor untuk menanamkan modal di Bontang, serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan dan berkelanjutan," katanya.

Dijelaskan legislator asal partai Hanura ini, dengan disahkannya raperda ini dapat memperluas akses dunia usaha atas data dan informasi penanaman modal dan meningkatkan kemitraan usaha di Bontang.

"Dengan disahkannya raperda ini tentu yang kita harapkan meningkatkan daya saing dalam hal dunia usaha," terangnya.

Wali Kota Bontang dalam sambutannya menyatakan bahwa, raperda ini diharapakan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pemerataan ekonomi daerah. Di mana salah satu tujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Bontang.

"Perda ini dapat dimaksimalkan, agar dapat menarik investor sehingga dapat mempekerjakan tenaga kerja lokal," katanya.

Adapun sektor unggulan yang potensial untuk investasi melalui jenis usaha penanaman modal yang diprioritaskan memperoleh insentif dan kemudahan, meliputi sektor perindustrian, pariwisata, infrastruktur, pendidikan, kebudayaan, pangan, perikanan, kesehatan dan transportasi.

Kemudahan yang diberikan pemerintah kepada investor, yakni keringanan dan pembebasan pajak daerah, pemberian bantuan teknis, penyediaan lahan dan percepatan pemberian perizinan. (adv)

Reporter : Ismail    Editor : Benny Oktaryanto

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0