Foto Arsyad
EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Pengembangan Produktivitas Daerah, menggelar pembukaan Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemula Angkatan III dan IV, berlangsung di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (09/05/2016).
Dalam pembukaan ini dihadiri oleh Wali Kota Bontang, Kepala Disosnaker, sejumlah Camat di Kota Bontang, serta para tamu undangan lainnya. Pelatihan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 9 hingga14 Mei 2016 mendatang dan dipusatkan di Yayasan Balai Pembinaan Pelatihan Kerja Mustahik (BPPKM) Yaumil, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, serta diikuti sebanyak 20 orang peserta.
Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan motivasi dan membangun jiwa wirausaha produktif, serta keterampilan melalui teknik dan metode peningkatan produktivitas sesuai dengan jenis usaha ,dalam rangka menciptakan nilai tambah.
Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Baharuddin dalam sambutannya menyampaikan, dalam pelatihan ini peserta diharuskan mengikuti aturan-aturan yang disediakan oleh pelaksana, agar para peserta nantinya dapat mengikuti dengan baik apa yang akan disampaikan oleh Narasumber atau Pemateri.
“Saya kira ini sangat berharga sekali dan cukup baik bagi para peserta yang mengikuti pelatihan yang berlangsung selama enam hari ini,” pungkasnya
Selain itu, Baharuddin juga menegaskan bahwa para pelaku usaha yang ada di Kota Bontang harus fokus dalam melakukan suatu usaha. Karena kata Bararuddin, seseorang yang tidak sukses dalam berwirausaha yaitu orang-orang yang cepat putus asa dan terlalu cepat dalam mengambil keputusan untuk berpindah ke usaha lainnya.
“Memang tidak mudah mencari uang kalau pikiran kita selalu tidak fokus, ya nanti malah hancur uaha sendiri. Kita harus enjoy bagaimana kita bisa yang orang lain bisa, misalkan hari ini dia bisa hari ini saya juga harus bisa. Ini prinsip yang harus kita selalu jalankan dalam berwirausaha,” ujarnya
Lanjut Baharuddin, dengan melihat Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, masyarakat Kota Bontang sangat berpotensi dalam membuka usaha untuk mengolah bahan baku sendiri yang sudah tersedia dan tinggal diolah.
“Sebenarnya kita tinggal mengolah saja, kita kan sudah ada bahan baku. Kita manfaatkan rumput-rumput laut kita, belum lagi terasi kita yang sudah dikenal oleh orang-orang diluar sana,” tegasnya
Baharuddin juga berharap, pengusaha-pengusaha muda yang ada di Kota Bontang fokus pada satu usaha saja. Kata dia, jangan takut untuk gagal, karena gagal hari ini belum tentu besok gagal lagi.
Editor : Maulana

