PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hilangkan Motor Pinjaman, Suwaji Diamuk Warga

Home Berita Hilangkan Motor Pinjaman, ...

Hilangkan Motor Pinjaman, Suwaji Diamuk Warga
Suwaji melapor ke Mapolsek Balikpapan Utara setelah jadi bulan-bulanan warga yang kesal. (ist)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan-Tidak terima jadi korban amukan warga di kawasan Kilometer 8, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara pada Senin (20/3) lalu, Suwaji pun melapor ke Mapolsek Balikpapan Utara.

Dengan wajah memar dan bibir yang luka sobek, pria paruh baya tersebut memberi keterangan di KSPK Polsek Balikpapan Utara.

Suwaji mengakui, dirinya memang salah. Ia sebelumnya meminjam motor kepada seseorang untuk digunakan ke kilometer 4, Batu Ampar. Bukannya segera mengembalikan, motor yang dipinjamnya malah dipinjamkan pada orang lain.

"Yang pinjam motor ini teman yang baru saya kenal seminggu terakhir. Habis dipinjam nggak balik," akunya pada petugas.

Motor tak kunjung kembali, barulah tiga hari kemudian ia sadar kalau motor tersebut mungkin saja dibawa kabur atau raib entah kemana.

Pria yang tidak memiliki tempat tinggal tetap ini lalu menceritakan pada pemilik kendaraan roda dua tersebut. Ia mengakui apa yang menimpa dirinya. Juga raibnya motor pinjaman yang ia pinjamkan pada orang lain tersebut. 

"Saya mau bilang sempat bingung, tiga hari baru saya bilang. Pas saya ngaku warga nggak terima dan saya langsung dipukul," kata dia.

Meski begitu Suwaji mengaku salah, apalagi baru mengatakan yang sebenarnya setelah tiga hari. Suwaji telah dimintai keterangan oleh petugas Polsek Balikpapan Utara terkait pengeroyokan yang dialaminya. Sementara itu petugas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pengroyokan terhadap Suwaji.

Sementara Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan mengungkapkan, terkait kasus ini laporan masih berbentuk pengaduan masyarakat. Petugas masih akan memeriksa saksi untuk mengetahui kelanjutan kasus tersebut.

"Masalah ini kan kehilangan motor intinya, harusnya bukannya dikeroyok karena itu tidak dibenarkan," terang Sopyan kemarin (21/3) ditemui di Mapolsek Balikpapan Utara.

Menurutnya, dengan melakukan pengeroyokan maka akan timbul masalah baru.

"Dengan dipukuli jadi lain masalahnya. Seharusnya melapornya untuk kehilangan motornya, bukan diselesaikan dengan mengroyok yang bersangkutan," imbuhnya.

Ia menambahkan, masalah kesalahpahaman ini antara pemilik dan peminjam motor seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. 


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :