EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kematian bapak dan anak secara misterius yang tewas dalam keadaan mengenaskan, Rabu (22/2/2017) pagi di kediamannya di Gang Merpati RT 31 Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara masih menyisakan misteri.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Muliadi (55) dan anaknya, Susilo (5) diduga menjadi korban pembunuhan. Meski begitu, sejauh proses penyelidikan dilakukan, aparat kepolisian belum menemukan bukti atau petunjuk yang mengarah ke pelaku.“Masih terkendala dalam pembuktian apakah benar dibunuh apa tidak,” jelas Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Kasat Reskrim AKP Kalfaris TR Lalo.
Saat ini pihaknya masih mencoba menelusuri ihwal percecokan korban dengan istri keempatnya yang belakangan diketahui bernama Lasiyem (26) yang terjadi sebelum korban ditemukan tewas mengenaskan. Menurut beberapa saksi, percecokan sendiri terjadi karena tuntutan uang senilai Rp 100 juta. Sejauh ini keberadaan Lasiyem sendiri juga masih misterius.
Diluar itu meski outopsi sudah dilakukan, sampai sekarang penyebab kematian keduannya belum juga dapat disimpulkan. Kalfaris menambahkan jika pihaknya saat ini tengah berupaya keras untuk mengungkap kasus misterius ini. “Secara marathon sebanyak 11 orang saksi dipanggil dan dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan, termasuk istri ke tiganya (Sri handayani),” jelasnya.
Seperti yang diwartakan sebelumnya, korban Muladi (55) bersama anaknya, Putera Susilo (5) ditemukan warga dalam keadaan tewas mengenaskan. Saat ditemukan, Muladi terlentang di atas ranjang bersimbah darah dengan beberapa luka tusukan dan sayatan di bagian lengan dan dada. Sementara anaknya Susilo ditemukan di dalam lemari pakaian dalam kondisi tangan terikat dan wajah membiru dengan mata melotot. Bagian leher bocah malang tersebut terjerat kain sarung.

