02 Desember 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Menelisik Kiprah Seorang Jurnalis yang Berprestasi di Dunia Balap Motor


Menelisik Kiprah Seorang Jurnalis yang Berprestasi di Dunia Balap Motor
Lukman Hakim Mahendra Hartono saat menyabet Juara 1 Kejurprov Road Race Seri 1 di Lanay Jaya Kubar, di Kelas Bebek Standart Pemula tahun 2015. (Dok.Istimewa)

EKSPOSKALTIM, Mahulu - Seorang pembalap handal tak cukup hanya jika bermodalkan nyali, namun juga perlu dibarengi dengan usaha yang tekun, serius, serta pengalaman mumpuni agar dapat meraih sebuah prestasi. 

Hal inilah yang ditanamkan dalam diri seorang pembalap muda kelahiran Melak 27 Maret 1998 silam, saat ia memutuskan diri terjun ke dunia balap sejak ia masih duduk dibangku kelas 6 sekolah dasar (SD).

Lukman Hakim Mahendra Hartono memulai karirnya di dunia balap saat masih berusia 11 tahun. Kemampuan balap yang sering ia asah di ajang balapan liar, lantas ia dapat panggilan untuk latihan di sirkuit.

"Setelah itu saya mulai menekuni dunia balapan dari Road Race hingga Drag Bike," kata Lukman di kediamannya belum lama ini, Jalan Poros Ujoh Bilang - Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kamis (27/10) siang.

Keputusan terjun ke dunia balap, tentu menimbulkan perasaan cemas setiap saat dalam diri orang tuanya. Pasalnya, dunia ini cukup terbilang ekstrim, sehingga ia pun sulit mendapat restu dari kedua orang tuanya.

"Kalau tanggapan dari orang tua tidak setuju, karena paling takut dengar yang namanya kata-kata balapan. Selama 2 tahun aku ikut balapan tidak direstui, namun setelah itu direstui dan pada akhirnya dia mengsupport di setiap lintasan balapan," ucapnya.

Selama terjun ke dunia race, ia telah meraih berbagai prestasi yang cukup membanggakan. Tak jarang, setiap mengikuti suatu race ia tak mendapatkan juara.

"Prestasi selama terjun di dunia race pertama kalinya Juara 5 pada event Borneo Sapos Open Race di Samarinda, di Kelas MP5 tahun 2013. Kedua Juara 1 Kejurprov Road Race Seri 1 di Lanay Jaya Kubar, di Kelas Bebek Standart Pemula tahun 2015,” ungkapnya.

“Ketiga, Juara 2 Kejurnas Motorprix Region IV Seri 3 Tahun 2015 di Kelas Bebek 110-125 pemula. Kemudian saya juga mengikuti Kejuaraan Drag Bike Kejurda Seri 2 Tambak Lempang di Tenggarong 2015, Juara 4 di kelas DB 5 Bebek 4 Tak Rangka Standart 150 cc," tambahnya.

Selain menggeluti dunia balapan, ia juga memutuskan berkarir sebagai Manager Produksi di salah satu stasiun Radio FM 95,8 MHz di Kutai Barat (Kubar) pada Februari 2015 silam.

"Saya juga mencoba untuk terjun dunia kerja, sembari mengikuti race jika ada event. Setelah itu saya mencoba mencari pekerjaan lain, dan akhirnya saya terjun ke dunia jurnalistik pada april 2015, sebagai reporter di salah satu televisi lokal jaringan Kaltim Post Group STV (Samarinda TV) hingga Mei 2016," imbuhnya.

Setelah bekerja sebagai reporter dalam kurung waktu kurang lebih satu tahun, ia pun pindah lagi ke tempat kerjaan yang lain, yaitu menjadi seorang wartawan media cetak di Kaltim Post hingga sekarang. Kendati demikian, ia tetap tak melupakan hobinya sebagai seorang pembalap hingga sekarang.

"Saya tetap ikut balapan meskipun saya sudah terjun ke dunia pekerjaan, karena balapan itu sudah menjadi hoby saya semenjak saya masih duduk di bangku kelas 6 SD, dengan penuh perjuangan saya," tutupnya.

Reporter : Arsyad    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0