PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DISBUDPAR: PENERTIBAN PEDAGANG DI BERAS BASAH MASIH TERKENDALA REGULASI

Home Berita Disbudpar: Penertiban Ped ...

DISBUDPAR: PENERTIBAN PEDAGANG DI BERAS BASAH MASIH TERKENDALA REGULASI
Kasi Pengawasan Objek Wisata Cahyo Hadi Wichakso. (Foto Endar)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bontang melalui Kasi Pengawasan Objek Wisata Cahyo Hadi Wichakso mengungkapkan bahwa, saat ini pihaknya belum bisa melaksanakan penertiban terhadap pedagang yang menarik biaya sewa terhadap fasilitas yang tersedia untuk para wisatawan.

“Kami belum bisa melakukan penertiban langsung terhadap para pedagang, karena belum ada Peraturan Daerah (PERDA) yang mengatur masalah penertiban,” kata  saat ditemui di kantornya, di gedung Graha Taman Praja Blok. 2, Jalan. Moch. Roem, Bontang Lestari Rabu (13/4/2016).

Kendati belum bisa melakukan penertiban terhadap para pedagang, namun ia mengakui bahwa pihaknya telah melakukan upaya persuasif dalam memberi arahan terhadap para pedagang, agar tidak melakukan penarikan biaya sewa demi keuntungan pribadi. Karena menurutnya, hal itu tidak diperbolehkan.

“kami sudah melakukan pendekatan kepada para pedagang untuk memberikan penjelasan dan pengarahan, bahwa tindakan penarikan biaya sewa untuk keuntungan pribadi tidak diperbolehkan, sambil menunggu regulasinya yang masih dalam tahap penyusunan,” jelasnya.

Meski nantinya, sudah memiliki payung hukum yang jelas terkait penertiban, namun dikarenakan pulau ini telah menjadi sumber mata pencaharian para pedagang, diakuinya hal ini menjadi pertimbangan pihaknya untuk tidak langsung melakukan penggusuran.

“kami tidak akan langsung melakukan penggusuran. Yang akan kami lakukan adalah merangkul para pedagang, untuk bekerja sama menata dan mengelola ikon objek wisata yang ada di Kota Bontang ini," tukasnya.

Salah satu bentuk solusi yang dilakukan oleh dinas pariwisata dalam menangani pesoalan para pedagang di beras basah, pihaknya membentuk kelompok sadar wisata sebagai partner untuk berperan dalam menjaga dan mengelola objek wisata di area tersebut, agar selalu terlihat bersih dan bisa menarik para wisatawan untuk berkunjung ke pulau tersebut.

“Kami berharap dengan adanya kelompok sadar wisata sebagai partner kami dalam menjaga dan mengelola objek wisata di Beras Basah, mereka bisa menikmati hasilnya karena semakin banyaknya para wisatawan yang datang,” tutupnya.

 


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :