PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Etomidate Menyusup lewat Vape, Pedagang se-Kaltim Bakal Dipanggil Polda

Home Berita Etomidate Menyusup Lewat ...

Penggunaan vape di kalangan pelajar dan dugaan penyalahgunaan etomidate menjadi perhatian pemerintah daerah dan kepolisian di Kaltim


Etomidate Menyusup lewat Vape, Pedagang se-Kaltim Bakal Dipanggil Polda
Ilustrasi. Zat etomidate yang muncul dalam cairan vape ilegal jadi alasan Singapura melarang rokok elektrik. (Istockphoto/yehor)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur berencana mengundang seluruh pengusaha, pedagang, dan asosiasi ritel vape se-Kaltim pada awal November 2026 mendatang.

Pertemuan ini digelar untuk merespons maraknya penyalahgunaan rokok elektrik sebagai media pengantar zat berbahaya jenis etomidate.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun undangan dan berkoordinasi dengan Asosiasi Ritel Vape Kaltim yang memiliki perwakilan di kabupaten/kota.

"Rencana kami mengundang asosiasi ritel dan pedagang vape se-Kaltim awal November. Tujuannya adalah mendengar masukan dan pandangan mereka terkait maraknya etomidate dengan media pengantar vape, serta menyikapi rencana pemerintah yang sedang menggodok aturan larangan vape," ujar Romylus di Balikpapan, Selasa (20/10).

Romylus menyadari bahwa langkah penegakan hukum terhadap penyalahgunaan vape akan membawa dampak ekonomi bagi para pelaku usaha dan pedagang. Karena itu, pendekatan persuasif melalui ruang dialog dinilai sangat penting sebelum kebijakan tegas diterapkan.

Hasil dari pertemuan tersebut akan dirumuskan menjadi poin-poin masukan penting bagi Pemerintah Provinsi Kaltim, Kapolda Kaltim, hingga berpeluang diteruskan ke Mabes Polri sebagai pertimbangan pengambilan keputusan.

"Kapolri sangat konsen terhadap masalah etomidate dan vape. Ini sudah jadi isu nasional yang tidak bisa kita diamkan," tegasnya.

Perketat Pengawasan Vape di Lingkungan Sekolah

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kaltim juga menaruh perhatian serius terhadap potensi penyalahgunaan rokok elektrik di kalangan remaja.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pengawasan dan edukasi guna mencegah vape dijadikan alat peredaran narkotika.

Seno Aji menyoroti maraknya penggunaan vape di kalangan pelajar tingkat SMP hingga SMA. Menurutnya, pengawasan tidak boleh hanya menyasar penjualan fisik, tetapi juga kandungan cairan (liquid) vape yang beredar di masyarakat.

"Pencegahan harus kita lakukan sejak dini sebelum persoalan berkembang lebih jauh," tegas Seno Aji saat membuka FGD BNN Kaltim terkait Pembatasan dan Pengawasan Distribusi Vape di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (13/10/2026).

Ia menegaskan, upaya pencegahan peredaran gelap narkoba membutuhkan sinergisitas antara BNN, pemerintah daerah, kepolisian, instansi pendidikan, hingga orang tua.

Selain di lingkungan masyarakat dan sekolah, Seno Aji menuntut kewaspadaan ekstra di wilayah perbatasan dan jalur-jalur tidak resmi yang kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk penyelundupan narkotika.

Ia berharap forum diskusi lintas sektor dapat melahirkan rekomendasi konkret, mulai dari pemetaan celah pengawasan hingga rencana aksi terpadu di lapangan.

"Harapannya, kita bisa menyatukan komitmen dan memastikan seluruh upaya yang dilakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan anak-anak kita ke depan," pungkasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :