PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tragedi Maut Tumbang Katingan, Bripda Nopandri Ditemukan Tewas

Home Berita Tragedi Maut Tumbang Kati ...

Tim gabungan akhirnya menemukan Bripda Nopandri Ramadhana yang hilang saat operasi penindakan bandar narkoba di Kecamatan Katingan Tengah


Tragedi Maut Tumbang Katingan, Bripda Nopandri Ditemukan Tewas
Tim gabungan melakukan pencarian di Sungai Katingan pascainsiden Tumbang Kalemei. Kapolres Katingan membenarkan jasad yang ditemukan merupakan Alm. Bripda Novandri. Foto via cyrustimes.com

EKSPOSKALTIM, Katingan – Tim gabungan akhirnya menemukan Bripda Nopandri Ramadhana, salah satu anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang sejak operasi penindakan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Namun pencarian yang memasuki hari kedua itu berujung duka setelah personel muda tersebut ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan, Sabtu (4/7/2026), sehingga jumlah anggota Polri yang gugur dalam Tragedi Tumbang Kalemei bertambah menjadi dua orang.

Kabar duka itu mengakhiri dua hari pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan Polri, Basarnas, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat di sepanjang aliran Sungai Katingan.

Bripda Nopandri ditemukan warga Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah, dalam kondisi mengapung dan tersangkut di antara ranting bambu serta tumpukan kayu di tepian sungai.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartanto membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, personel Polres Katingan segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

"Benar, salah satu personel kami atas nama Nopandri Ramadhana ditemukan. Saat ini anggota kami masih menuju lokasi temuan," kata Dodik, dikutip dari RRI. 

Dengan ditemukannya Bripda Nopandri, fokus operasi pencarian kini sepenuhnya diarahkan kepada satu personel lainnya yang masih belum diketahui keberadaannya, yakni Aiptu Sumaryanto.

Tim gabungan sebelumnya telah menyisir sejumlah titik di sepanjang Sungai Katingan sejak Kamis (2/7/2026). Pencarian melibatkan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah, Satuan Brimob Polda Kalteng, Basarnas, serta unsur relawan dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, Kapolres Katingan menyebut derasnya arus Sungai Katingan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Tragedi Tumbang Kalemei itu bermula saat Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penindakan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis dini hari.

Menurut keterangan kepolisian, operasi awalnya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku narkotika. Namun situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.

Kericuhan kemudian meluas setelah warga lain berdatangan ke lokasi. Bentrokan tak terhindarkan dan memaksa sejumlah anggota berupaya menyelamatkan diri di tengah situasi yang tidak terkendali.

Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Hasil pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka akibat senjata tajam pada tubuh korban, terutama di bagian kepala dan tangan.

Sementara itu, Bripda Nopandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto dilaporkan hilang setelah insiden berlangsung. Keduanya diduga berada di sekitar aliran Sungai Katingan saat situasi di lokasi penggerebekan memanas.

Di tengah proses pencarian, aparat juga terus mengembangkan penyelidikan terhadap kasus penyerangan yang terjadi saat operasi berlangsung. Polisi sebelumnya telah mengamankan seorang pria berinisial A yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan.

Hingga Sabtu malam, pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto masih terus dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Katingan dan sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Tim gabungan juga tetap melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan saat operasi penindakan narkotika tersebut.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :