PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kata-Kata Lefundes Setelah Borneo FC Bantai Malut tapi Persib yang Juara

Home Berita Kata-kata Lefundes Setela ...

Borneo FC menutup musim BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5), namun gagal meraih gelar juara setelah Persib Bandung unggul head-to-head meski kedua tim sama-sama finis dengan 79 poin.


Kata-Kata Lefundes Setelah Borneo FC Bantai Malut tapi Persib yang Juara
Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes. (Foto : Facebook Borneo FC Samainda)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Antiklimaks dramatis mewarnai pekan pamungkas kompetisi BRI Super League musim ini. Meski sukses melumat Malut United dengan skor telak 7-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026) sore, Borneo FC harus merelakan trofi juara jatuh ke tangan Persib Bandung akibat kalah head to head.

Pesta gol Pesut Etam di hadapan pendukungnya sendiri dibuka oleh dua gol cepat (brace) Mariano Peralta pada menit ke-7 dan 11, disusul gol Juan Villa (12'), serta sepasang gol Koldo Obieta (26' dan 57'). Muhammad Sihran menambah keunggulan pada menit ke-78 sebelum Kaio menutup laga lewat gol di masa injury time (90+3'). Malut United hanya mampu membalas satu gol hiburan lewat aksi Frets Butuan pada menit ke-77.

Drama Poin Sama, Persib Unggul Head-to-Head

Sukacita di Stadion Segiri seketika senyap di akhir laga. Di saat bersamaan, Persib Bandung berhasil mengamankan satu poin krusial setelah bermain imbang tanpa gol (0-0) saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Hasil tersebut membuat koleksi poin akhir Borneo FC dan Persib Bandung sama kuat di puncak klasemen dengan torehan 79 poin. Namun, Maung Bandung berhak mengangkat piala dan menyegel gelar juara karena unggul dalam catatan rekor pertemuan (head-to-head) atas Borneo FC sepanjang musim ini.

Lefundes: Statistik Kami Jauh Lebih Bagus

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, enggan terlalu mengomentari jalannya laga kontra Malut United yang pincang akibat badai cedera dan akumulasi kartu. Juru taktik asal Brasil itu memilih menyoroti kegagalan timnya mengunci gelar juara meski sangat dominan secara statistik di atas kertas sepanjang musim.

"Sayang sekali, musim ini kami tidak bisa juara hanya karena kalah head-to-head dengan Persib. Padahal jika melihat data statistik keseluruhan, performa kami jauh lebih bagus. Namun, itulah aturan kompetisi," ujar pelatih berusia 53 tahun tersebut dengan besar hati.

Meski gagal mengangkat trofi, Lefundes mengaku sangat bangga dengan warisan rekor mentereng yang diukir pasukannya. "Musim ini kami adalah tim dengan kemenangan terbanyak, tim paling kokoh di kandang (15 menang, 1 imbang, 1 kalah di Segiri). Kami juga tim paling produktif dengan 74 gol, salah satu pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan 31 gol, memiliki kiper terbaik, menempatkan 3 pemain di skuad Best XI, serta pemain terbaik kompetisi, dan memecahkan rekor 11 kemenangan beruntun," paparnya bangga.

Senada dengan sang pelatih, penjaga gawang andalan Borneo FC, Nadeo Argawinata, menegaskan pencapaian timnya sudah membuktikan bahwa Borneo FC punya segalanya untuk menjadi juara.

Kiper utama Timnas Indonesia yang baru saja dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Super League musim ini meminta rekan-rekannya tidak larut dalam kekecewaan.

"Seluruh pencinta sepak bola di Indonesia tahu dan melihat sendiri bahwa musim ini kita bermain sangat superior dan sangat layak untuk juara. Hanya karena regulasi pertemuan, kita tidak bisa mengangkat piala malam ini. Kami harus menerimanya. Semoga tahun depan kami bisa bangkit lebih kuat untuk publik Samarinda," pungkas Nadeo.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :