EKSPOSKALTIM, JAKARTA - Muhammad Uhaib Asad menerima penghargaan internasional. Dosen Universitas Kalimantan (Uniska) satu ini didapuk sebagai "D20 Innovative Academician of The Year 2024".
Penghargaan bergengsi tersebut Uhaib terima langsung di Oman, 20 November kemarin. "Penghargaan ini saya persembahkan untuk kampus saya tercinta, rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Islam Kalimantan," kata Uhaib kepada media ini.
Penghargaan dosen inovatif diberikan oleh International Institute of Influencers Gulf Skill Pioneers, Oman. Lembaga pendidikan Oman ini mengapresiasi upaya Uhaib membawa humanisasi pendidikan ke Indonesia. Yakni proses pendidikan yang berfokus pada pengembangan potensi peserta didik. Maksudnya, menciptakan mahasiswa yang bernalar kritis dan memahami esensi ‘memanusiakan manusia’.
"Saya merasa terhormat bisa bersaing dengan para peserta dari lebih 200 perwakilan berbagai dunia," ujar doktor politik jebolan Universitas Brawijaya ini.
Dr Shama Hussain salah satu profesor anggota tim penilai melihat kiprah Uhaib selama ini memainkan peran penting untuk menanamkan nilai-nilai humanisasi pendidikan di Indonesia.
Selain dosen, publik tentu mengenal Uhaib sebagai pengamat politik dan kebijakan publik. Ia dikenal kritis dan vokal. Apalagi kalau berbicara soal koneksi oligarki tambang dengan partai politik.

