PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

PUNCAK ARUS MUDIK DI PELABUHAN LOKTUAN SEMPAT DIBUMBUI KERICUHAN

Home Berita Puncak Arus Mudik Di Pela ...

PUNCAK ARUS MUDIK DI PELABUHAN LOKTUAN SEMPAT DIBUMBUI KERICUHAN
Suasana puncak arus mudik di Pelabuh Loktuan. Penumpang berdesak-desakan saat hendak naik ke kapal Queen Soya. (Slamet Riyadi)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Kericuhan sempat mewarnai puncak arus mudik lebaran di pelabuhan Loktuan, Sabtu (2/7/2016) kemarin. Hal itu dipicu dari penumpang yang risau karena khawatir tak jadi mudik, lantaran berhembus kabar bahwa kapal Queen Soya sudah kelebihan muatan.

Padahal saat itu masih banyak para penumpang yang memiliki tiket, masih berada diluar kapal. Karena ditahan terlalu lama dan tak dibiarkan masuk oleh petugas pelabuhan, para penumpang pun protes, karena takut tak mendapat jatah tempat di kapal Queen Soya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bontang, Akhmad Suharto mengatakan, dari total 1630 penumpang yang ada, sekitar 600 diantaranya ditahan dan tak dibiarkan masuk  dahulu.

“Ini dikarenakan, pada waktu yang sama Walikota Bontang akan hadir untuk melakukan pelepasan penumpang jasa angkutan laut,” ujarnya

Menurutnya, riak-riak protes dari  penumpang biasa terjadi pada kondisi seperti ini. Selama masih bisa dikoordinir, ia menganggap hal tersebut lumrah. Kata dia, banyak hal yang dapat memicu ketegangan itu timbul, antara lain berdesakan, cuaca yang panas, dan juga lamanya para penumpang menunggu.

“Wajar kalau mereka (para penumpang. red), merasa marah dan sempat terjadi ricuh. Soalnya mereka cukup lama menunggu. Bahkan ada yang datang pada pukul 09.45 wita untuk mengantri. Tetapi hal tersebut tidak sampai ricuh, karena kami masih mampu menangani,” jelasnya.

Disisi lain, agen Queen Soya yang dikonfirmasi terkait isu kelebihan muatan akibat adanya tiket dari calo, Rustam mengatakan tiket yang terjual sudah sesuai dengan jumlah penumpang yang ada yakni 1630 orang.  Pun tidak ada tiket calo seperti yang di hembuskan menjadi pemicu ketegangan.

“Itu tadi hampir ricuh bukan karena ada penumpang yang dibatalkan keberangkatannya. Hanya faktor lama menunggu saja, sementara sebagian sudah masuk kapal sekitar 1030 orang. Ditahan sejenak karena menunggu kedatangan Walikota Bontang untuk melepas pelayaran kapal, hanya itu saja,” tandas Rustam


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :