EKSPOSKALTIM.COM, Bone - Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) Polri Polres Bone melakukan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal seleksi penerimaan terpadu calon taruna Akpol dan Tamtama Polri tahun ajaran 2020, Sabtu (4/7/2020).
Rikmin awal yang digelar di Aula Mapolres Bone ini, dihadiri Kapolres Bone AKBP Try Handako, Kabag Sumda Polres Bone H Burhanuddin beserta sejumlah Pabanrim Polres Bone lainnya.
Tonton juga video: Kejari Bone Rayakan HUT PJI ke-27 Bareng Wartawan
Hadir pula pengawas eksternal yang terdiri dari perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bone, Dinas Pendidikan (Disdik) Bone, Kementerian Agama (Kemenag) Bone, LSM dan Pers.
Kabag Sumda Polres Bone Kompol H Burhanuddin mengatakan, sebelum dilakukan pemeriksaan administrasi (rikmin) awal, terlebih dahulu dilakukan edukasi pencegahan Covid-19 kepada panitia dan peserta, degan wajib mematuhi protokol kesehatan.
“Kita tekankan untuk memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan pemeriksaan suhu tubuh baik panitia maupun peserta,” katanya.
Dari hasil Rikmin ini, 7 orang pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Terdiri dari 6 Calon Taruna (Catar) Akpol dan 1 Calon Siswa (Casis) Tamtama Brimob.
Tonton juga video: APIP Bone Selamatkan Uang Negara Rp 1,4 Miliar
“Rata-rata yang TMS ini karena administrasinya tidak lengkap. Ada juga yang mengundurkan diri. Bagi yang memenuhi syarat, akan melangkah ke tahapan selanjutnya,” kata Ketua Tim Rikmin, H Rustan.
Sebagai informasi, proses seleksi rekrutmen anggota Polri ini diikuti 52 peserta. Terdiri dari 21 Catar Akpol dan 31 Casis Tamtama, dengan uraian 30 Casis Tamtama Brimob dan 1 Casis Tamtama Polair.

