PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

PEDAGANG PASAR RAWA INDAH KELUHKAN PEDAGANG DADAKAN

Home Berita Pedagang Pasar Rawa Indah ...

PEDAGANG PASAR RAWA INDAH KELUHKAN PEDAGANG DADAKAN
Foto : Ibu Alfi, pedagang di Pasar Rawa Indah Kota Bontang. (Eksposkaltim/Slamet Riyadi)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Momen bulan ramadhan tak sedikit dimanfaatkan masyarakat untuk mencari keuntungan besar melalui berdagang. Hingga tak ayal, banyak pedagang musiman yang muncul hanya saat bulan ramadhan saja, sehingga menuai protes dari pedagang lain yang lebih menekuni pekerjaan tersebut.

Salah satu pedagang Pasar Tradisional Rawa Indah, Alfi Mulia Ningsing mengatakan, penjual yang dijuluki sebagai pedagang dadakan tersebut dianggap kehadirannya hanya merusak harga pasaran yang ada.

“Biasanya pedagang seperti itu baru-baru berjualan. Dan saya kira niatnya bukan murni berdagang, tapi hanya menjadikan sampingan saja. Biasanya pertama berjualan dengan modal yang cukup besar, dan menjual barang dengan harga yang tidak disesuaikan dengan pedagang lain,” Kata Alfi Mulia Ningsing, saat ditemui di Pasar Rawa Indah, Jalan KS Tubun, Api-api, Bontang Utara, Jum’at (1/7/2016).

Dijelaskannya, pedagang dadakan ini terlihat muncul saat momen puasa seperti ini. Biasanya dalam jangka waktu beberapa bulan saja, mereka sudah tidak berjualan lagi. Selain tidak berjualan, para pedagang dadakan meninggalkan piutang kepada koperasi.

“Biasanya mereka jualan sekitar 3 atau 4 bulanan, habis itu hilang tidak tahu kemana. Yang ada, orang koperasi bolak-balik datang untuk menagih, karena mereka juga meminjam modal kepada koperasi,” jelasnya.

Sejak  mulai berdagang di ahun 2004 lau, katanya ia sering kali mendapati hal semacam itu. Tidak hanya satu atau dua, banyak pedagang di pasar ini yang merasa tidak nyaman atas pedagang dadakan yang sengaja mempermainkan usahanya.

“Tidak tahu apa modusanya, yang jelas hal ini sudah lama ada. Para pedagang disini rata-rata tidak nyaman terhadap hal tersebut, seolah semua pedagang seperti itu, seringkali tidak membayar hutang pinjaman modal,” katanya.

Alfi mengatakan, meski tidak semua pedagang seperti itu, namun tetap ada dampak yang diberikan. Ia pun berharap, pihak keamanan pasar atau pemerintah terkait, mampu menyaring para pedagang yang ingin masuk untuk berjualan di Pasar Rawa Indah ini.

“Tidak enak, pedagang lain juga sering dikejar-kejar koperasi karena perlakuan pedagang dadakan itu. Agar tidak keseringan, pihak pengelola pasar bisa menyaring para pedagang yang masuk untuk berjualan, dan tidak ada lagi kejadian semacam ini,”tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :