07 Juni 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tindaklanjuti SE Mendikbud, Disdik Bontang Infokan Sejumlah Hal ke Sekolah


Tindaklanjuti SE Mendikbud, Disdik Bontang Infokan Sejumlah Hal ke Sekolah
Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin. (foto:R.Man)

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran virus corona (covid-19).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang mengiformasikan kepada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) beberapa hal di antaranya.

Tonton juga video 813: Operasi Gabungan di Bontang Cegah Penyebaran Corona

"Ujian Nasional Tahun 2020 dibatalkan, keikutsertaan UN bukan menjadi syarat kelulusan dari satuan pendidikan atau seleksi masuk jenjang pendidikan lebih tinggi," ujar Saparudin Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, melalui Whattshap, Jumat (27/3/2020).

Selain itu, kata dia, ujian sekolah dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, ujian dapat dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya , penugasan, tes daring, atau

bentuk asesmen jarak jauh lainya. Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

"Sekolah yang belum melaksanakan ujian sekolah, kelulusan siswa SD ditentukan berdasarkan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 semester ganjil, kemudian, nilai semester genap kelas 6 dapat diambil dari nilai try out atau mid semester dan praktek," ungkapnya.

"Sedangkan Kelulusan Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) ditentukan berdasarkan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir kelas 7,kelas 8 dan kelas 9 semester ganjil, kemudian nilai semester genap kelas 9 dapat diambil dari nilai try out atau mid semester dan praktek," tambah Saparudin.

Lanjut dia, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor atau nilai mid semester dan prestasi yang diperoleh sebelumnya , penugasan, tes daring, bentuk asesmen jarak jauh lainya.

"Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketuntasan

capaian kurikulum secara menyeluruh. Seluruh kegiatan ujian akhir semester sepenuhnya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan untuk menentukan teknis sesuai dengan kemampuan sumber daya yang ada," paparnya.

Sedangkan kata dia, untuk Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) petunjuk teknis PPDB akan disusun menyesuaikan dengan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020, Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran virus corona( Covid – 19 ).

"Kita akan susun sesuai dengan SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," terangnya.

Baca juga: 1 Warga Bontang Positif Corona, Rusli: Ikuti Imbauan Pemerintah

Ia menambahkan, sedangkan untuk Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) dan BOS TK dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah, termasuk untuk membiayai keperluan dalam pencegahan Pandemi Covid – 19.

"Di antaranya penyediaan alat kebersihan, penyediaan kran tempat cuci tangan (wastafel) tiap ruangan, penyemprotan disinfektan ke seluruh ruang kelas dan fasilitas sekolah, pengadaan hand sanitizer dan masker bagi warga sekolah, membiayai pembelajaran daring ( online ) / jarak jauh," tutupnya. (Adv)

Reporter : Kontributor I R.Man    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0