PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pesta Adat Pelas Tanah 3 Berakhir, Tradisi Belimbur Jadi Acara Puncak

Home Berita Pesta Adat Pelas Tanah 3 ...

Pesta Adat Pelas Tanah 3 Berakhir, Tradisi Belimbur Jadi Acara Puncak
Ketua Adat Besar Kutai Kutim Sayyid Abdal Nanang Al Hasani (dua kiri). (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Pagelaran Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai Timur 2018 yang dihelat sejak 21 hingga 28 Oktober telah berakhir. Puncak penutupan ditandai dengan Tradisi Adat Belimbur di Taman Bersemi Sangatta, Minggu, 28 Oktober 2018.

Belimbur merupakan ritual saling menyiramkan air, yang memiliki makna sebagai sarana pembersihan diri dari sifat buruk dan unsur kejahatan. Air yang menjadi sumber kehidupan dipercaya sebagai media untuk melunturkan sifat buruk manusia.

Baca juga: Produksi Pupuk Indonesia Terus Meningkat Untuk Pemenuhan Konsumsi Nasional

Sebelumnya, secara seremoni Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menutup pergelaran Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutim 2018 di Taman Bersemi Sangatta, Sabtu, 27 Oktober 2018 malam.

"Kita sudah menggelar acara ini dengan meriah dan penuh kebersamaan, untuk itu saya atas nama pemerintah Kutai Timur mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dan mengsukseskan acara ini," ujar Ismunandar.

Sementara, Kepala Adat Besar Kutai Timur, Sayyid Abdal Nanang Al Hasani di malam penutupan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kutai Timur, para sponsor serta seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara tersebut.

"Saya tidak bisa menyebutkan satu persatu seluruh sponsor. Tapi, intinya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor. Terutama Kepada PT Kaltim Prima Coal, karena telah menjadi sponsor utama di acara ini,” ungkapnya.

Ditegaskan, pergelaran Pesta Adat Pelas Tanah, setiap tahun harus tetap terlaksana. Karena menurutnya, selain menjadi wadah untuk melestarikan adat dan budaya, juga menjadi wadah untuk bersilaturrahmi dengan seluruh masyarakat Kutai Timur.

“Kita perkenalkan adat dan budaya kita kepada dunia melalui kegiatan ini. Jadi, Pelas Tanah tidak boleh berhenti, harus tetap dilaksanakan setiap tahunnya,” jelasnya.

Selain itu, pegelaran Pelas Tanah 3 dianggap cukup sukses, meskipun ada beberapa hal yang dianggap masih kurang sempurna. Dan menurutnya, hal itu akan menjadi bahan evaluasi pada pelaksanaan Pelas Tanah di tahun berikutnya.

“Kita akan benahi kekurangan yang ada. Dan sampai jumpa di Pelas Tanah 4 tahun depan,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Rustam Effendi Lubis menjelaskan, selama pergelaran Pesta Adat berlangsung, ada banyak kegiatan yang digelar dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan sekolah. Di antaranya, tarian nusantara, lomba olahraga tradisional, kontes dangdut dan beberapa kegiatan lainnya.

“Malam hari ada pegelaran tarian nusantara dan hiburan musik dangdut. Siang ada lomba olahraga tradisional,” ungkapnya.

Sementara, peserta olahraga tradisional berasal dari berbagai daerah di Kaltim.”Sejak pergelaran Pelas Tanah l hingga saat ini, Bontang, Kubar, Samarinda, Tenggarong dan Penajam selalu hadir,” ujarnya.

Baca juga: Vaksin MR Berpolemik, Dinkes-KB Bontang Minta Masyarakat Mengerti

Menariknya, kata dia, Pegelaran Pelas Tanah 3 yang dimulai sejak 21-28 oktober yang dipusatkan di Taman Bersemi, jumlah pengunjung setiap malamnya kian bertambah.

“Ada ribuan pengunjung yang datang setiap malamnya. Dan Sebagian dari mereka ada yang datang dari luar Kutai Timur,” katanya.

Menurutnya, semakin banyaknya pengunjung yang datang untuk menyaksikan kemeriahan pergelaran Pesta Adat Pelas Tanah, dapat menjadi salah satu kebanggaan dan motivasi bagi dirinya untuk menjadikan pesta adat di tahun berikutnya semakin meriah lagi.

“Artinya, pergelaran Pesta Adat Pelas Tanah bisa menjadi salah satu event tahunan yang ditunggu tunggu oleh masyarakat Kutai Timur, bahkan Kalimantan Timur,” tuturnya.

Selain jajaran Pemerintah Kutim dan Adat Besar Kutai Kutim, puncak penutupan acara ini juga dihadiri kerabat Kesultanan Kutai Kertanegara serta tokoh-tokoh adat dari berbagai etnis di Kutai Timur.

EKSPOS TV

VIDEO: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI

 

 

Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :