EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Restuardy Daud di Kantor Gubernuran Kaltim, di Samarinda, Sabtu (22/9/2018). Pj Gubernur Restuardy dilantik untuk mengisi kekosongan kursi gubernur yang ditinggalkan Awang Faroek Ishak, yang telah mengundurkan diri untuk mengikuti pemilihan legislatif (Pileg) di Pemilu 2019.
Dalam kesempatan tersebut, Tjahjo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Awang Faroek Ishak yang telah mengabdikan diri sebagai Gubernur Kaltim dua periode. Menurut dia, Awang sudah memiliki rekam jejak yang lengkap dalam pengabdian kepada negara.
Baca juga: DPRD dan Pemprov Kaltim Sepakati KUPA-PPAS APBD-P 2018 Sebesar Rp 10,132 Triliun
“Selama 10 tahun jadi tetangga saya saat di DPR-RI. Berikutnya, dua periode jadi bupati dan dilanjutkan dua periode Gubernur Kaltim," ucapnya.
Mendagri menilai, Kaltim sudah memiliki banyak kemajuan di tangan Awang Faroek. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pertanian dan sumber daya manusia, khususnya pendidikan dan kesehatan masyarakat. Dia berharap hal-hal baik yang sudah dilakukan Awang Faroek Ishak dilanjutkan pemimpin selanjutnya.
Untuk tugas Pj Gubernur, kata Tjahjo, agar terus melanjutkan program-program yang telah ditetapkan sebelumnya. Prinsipnya, memastikan stabilitas daerah berjalan dengan baik dan program strategis pemerintah terlaksana dengan baik.
Sementara itu, mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengharapkan kepada Pj Gubernur dapat menjalankan program dan agenda priortas daerah yang tengah berlangsung. “Saya berharap dapat dilanjutkan semuanya, hingga jabatannya selesai,” tutur Awang.
Untuk masa jabatan Pj Gubernur Kaltim Restuardy Daud, berakhir hingga dilantiknya Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor - Hadi Mulyadi. Direncanakan pada 18 Desember 2018. Restuardy Daud sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan, di Badan Nasional Pembangunan Perbatasan (BNPP).
Baca juga: Soal Penyaluran BPNT di Bontang, Dinsos-P3M Klaim Aman-aman Saja
“Saya ditugaskan Mendagri untuk memastikan stabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan daerah. Prinsip saya, melanjutkan program-program Pak Awang (mantan Gubernur Awang Faroek Ishak) khususnya program strategis nasional di daerah,” kata Pj Gubernur Kaltim Restuardy Daud, kepada awak media usai dilantik.
Disinggung agenda yang akan dilakukan, ia memastikan akan melanjutkan program pembangunan daerah seperti pembangunan infrastruktur prioritas daerah dan strategis nasional, yang telah ditetapkan pemerintah hingga akhir tahun ini. Termasuk, menjaga stabilitas daerah memasuki tahun politik ini.
“Tidak ada kebijakan yang khusus yang akan saya lakukan kecuali meneruskan itu. Juga menjaga stabilitas daerah. Kita semua ingin agar pelaksanaan pemilu berjalan sukses tanpa ada masalah, terlebih lagi terjadinya gangguan terhadap stabilitas dan kondusifitas daerah,” pungkasnya. (*)
Video Personil Satreskoba Polres Bone Dites Urine Dadakan
ekspos tv

