EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) meminta pengerjaan landasan pacu atau runway Bandara International Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Kota Samarinda, untuk segera dirampungkan secepatnya.
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Agus Suwandy menyatakan, target penyelesaian bandara APT Pranoto yang semula akhir tahun 2017 diharapkan bisa dapat beroperasi dalam satu dua bulan kedepan.
“Semakin cepat rampung kan semakin baik. Jangan sampai molor lagi. Kita harap, saat hari Raya Idul Fitri nanti APT Pranoto ini bisa difungsikan sebagai salahsatu moda transportasi masyarakat,” kata Agus, Senin (5/2).
Berita terkait: April 2018, Bandara Temindung Pindah ke APT Pranoto
Dia optimis, target tersebut dapat tercapai. Sebab, dari kunjungannya ke Bandara APT Pranoto belum lama ini, progres penyelesaian tinggal menyelesaikan runway sekitar 250 meter dari total 2.250 meter. Untuk fasilitas seluruh bandara, kata dia, sudah memuaskan.
“Yang lainnya luar biasa, sudah jadi. Tinggal sertifikasi izin dari Kementrian Perhubungan yang juga lagi ditunggu,” ucapnya.
Anggota Komisi III Syafruddin menambahkan, dengan selesainya bandara APT Pranoto ini akan mempermudah akses transportasi masyarakat Kaltim, khususnya di Kota Samarinda, Bontang dan Kabupaten Kutai Timur.
“Menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Makassar dan lainnya. Masyarakat akan mudah untuk pulang kampung lebaran nanti,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
“Mohon doanya semoga bandara bisa cepat selesai, dan direncanakan Maret atau April mendatang akan segera beroperasi. Dan kabarnya, Presiden Joko Widodo yang akan melakukan pendaratan perdana di bandara ini,” ungkapnya.
Baca: Kapolda Kaltim: Semua Daerah Dapat Atensi Khusus Soal Pengamanan Pilkada
Bandara International APT Pranoto di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda akan menampung hingga 5 juta penumpang dan 16 ribu ton kargo per tahun. Dikerjakan konsorsium oleh BUMN Waskita Karya melalui kontrak tahun jamak (multiyears contract) dengan alokasi anggaran mencapai Rp 730,71 miliar.
Dari catatan progres pengerjaan sudah mencapai 90 persen atau hanya tersisa pengaspalan dan penyelesaian runway sekitar 200 meter dari 2.250 meter. Dengan beroperasinya bandara tersebut, nantinya penerbangan di Bandara Temindung akan dialihkan ke bandara APT Pranoto. Direncanakan pada April mendatang.
Kemudian, akan ada penambahan rute penerbangan domestic lainnya, termasuk penerbangan international dari Samarinda ke beberapa Negara tetangga seperti Kuala Lumpur, Kuching, Tawau dan Singapura. Termasuk rute ke pulau Jawa. (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: VIDEO: Sabu Seberat 43,4 Gram Asal Kaltim Gagal Beredar di Bone
ekspos tv
VIDEO: Kisruh Pilkada Bone, Umar-Madeng Lapor KPU ke Polisi
ekspos tv
VIDEO: Tanpa Dihadiri Ketua dan Bendahara, DPC Hanura Bontang Jalani Verifikasi Faktual
ekspos tv

