PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kawal Pilgub Kaltim, GP Ansor: Jangan Ada SARA

Home Berita Kawal Pilgub Kaltim, Gp A ...

Kawal Pilgub Kaltim, GP Ansor: Jangan Ada SARA
Ketua PW GP Ansor Kaltim, M Fajri Al Farobi (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Kaltim 2018-2023, telah dimulai. Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Timur (Kaltim) meminta kepada semua kandidat tidak melakukan isu-isu yang menjurus kepada Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Segala kemungkinan potensi itu ada, kami khawatir. Karena itu kami mengingatkan kepada semua calon untuk tidak menggunakan isu SARA,” kata Ketua PW GP Ansor Kaltim, M Fajri Al Farobi, saat ditemui awak media di sekretariat PW GP Ansor, Jalan Imam Bonjol, kota Samarinda, Kamis (11/1).

Menurut Fajri, para kandidat paslon harus lebih mengedepankan cara-cara elegan dalam berkampanye. Termasuk para tim suksesnya. Terutama, lanjutnya, dalam hal kampanye di dunia maya. Ia menilai, potensi kampanye hitam melalui media sosial itu ada.

Baca: Sofyan Jawab Isu Retak dengan Makmur HAPK

“Para calon harus dewasa dalam kampanye. Tidak memakai isu sara dan agama. Dan tidak menggunakan media sosial sebagai bentuk provokasi. Kalau ada, itu berarti primitiv,” pintanya.

Karenanya, ia berharap masyarakat dapat memilih kandidat yang mengedepankan asas kemanfaatan bagi masyarakat Kaltim. Masyarakat dapat melihat para kandidat dari sisi program dan gagasannya.

“Tentu banyak pekerjaan rumah yang harus dicarikan solusinya oleh semua kandidat. Baik dari kerusakan lingkungan, peningkatan ekonomi, sampai stabilitas dan kondusifitas daerah,” jelasnya.

Ia mengajak, para kandidat dapat mengedepankan 4 pilar kebangsaan dalam berdemokrasi. Tidak menghalalkan segala cara untuk meraih sebuah tujuan; Pilgub Kaltim. Tanpa mengedepankan asas kebangsaaan, Fajri khawatir kerukuran di bumi etam yang selama ini berjalan dengan baik, lambat laun akan bergejolak.

Baca: Awang Faroek Dampingi Jaang - Ferdian Daftar ke KPU Kaltim

“Kita ini sama-sama putra dan putri Indonesia, entah apa suku agama dan kelompok di antara kita. Maka sekat diantara kita harus dihilangkan, karena ketika mencari pemipin Kaltim, kita bicara membangun Indonesia yang beraneka ragam ini,” bebernya.

Selain itu terkait dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak ikut campur dalam politik praktif. Mengingat, jika dilihat dari kandidat paslon Pilgub Kaltim, ada kemungkinan ketidak netralan ASN.

GP Ansor, kata dia, dalam hal Pilgub ini tidak memihak kepada salahsatu kandidat. Namun demikian, ia menyarankan kepada 10 ribu lebih kader GP Ansor di Kaltim dapat melakukan hak pilihnya.

“70 persen kader kami sudah kami hibahkan ke daerah ini dalam mensukseskan pilgub Kaltim. Mereka masuk ke jajaran pengurus mulai dari KPU, Bawaslu, Panwaslu. Mereka kami istirahatkan dari keanggotaan, dengan harapan dapat mengawal dan mensukseskan demokrasi di Kaltim,” terangnya. (*)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: DPC Hanura Bontang Serahkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Berebas Pantai

ekspos tv

VIDEO: Sambut Tahun 2018, Kepala Adat Besar Kutai Kutim Ajak Paguyuban Tingkatkan Kebersamaan

ekspos tv

VIDEO: Awali Tahun 2018, Disporapar Bontang Tempati Gedung Baru

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :