EKSPOSKALTIM, Bontang – Sore di depan kantor Kelurahan Lok Tuan, padat merayap. Warga Bontang, khusunya warga Kecamatan Bontang Utara, ramai menyambangi lapangan di Jalan Kapal Pinisi itu.
Mereka menyaksikan pembukaan, sekaligus pertarungan pertama Turnamen Volly Putri 2017. Turnamen tersebut diselenggarakan Karang Taruna Mandiri dengan menggandeng PT Pupuk Kalimantan Timur sebagai partner shift.
Rahman Nuraedi, selaku Ketua Panitia Turnamen Volly Putri 2017, mengatakan ada 16 tim bola volly putri se-Bontang ikut turnamen ini.
Ke 16 tim Bola Volly Putri tersebut, yakni; Kawanua, Pama, Raditya, Alifiyah, Putri PKT, Langlang, Prisma, Persit, Indominco, Marina, ABG, Guntung, Erista, Manunggal, Voltase dan Kuda Putih.
Mereka semua, kata Rahman, bakal memperebutkan piala bergilir dan piala tetap. Serta memperebutkan hadiah menarik lainnya.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Peduli Veteran
“Ada satu piala bergilir, serta tiga piala tetap untuk juara satu, dua dan tiga. Ada juga uang tunai bagi para juara,” katanya kepada Ekspos Kaltim di sela-sela acara, Jumat (10/11).
Dalam sambutannya, General Manager Umum PT Pupuk Kaltim (PKT), Nur Sahid mengatakan, turnamen Volly Putri 2017 diselenggarakan untuk menyambut ulang tahun PKT Bontang ke 40, yang jatuh pada 7 Desember nanti.
Tim volly Putri PKT (kostum ping) berhasil memenangi partai pembuka Turnamen Volly Putri 2017 dengan mengalahkan tim volley Voltase.
Total hadiah Pada turnamen kali ini, pihaknya telah menyiapkan Rp 88,74 juta untuk dibagikan kepada pemenang. Dia berharap, turnamen ini menjadi momentum untuk memperat kebersamaan, dan menjujung tinggi sportifitas. “Kalah menang itu biasa. Yang penting fair play selalu kita junjung,” imbuhnya.
Pantauan media ini, sebagai ajang pembuka, Putri PKT beradu kekuatan dengan Voltase. Pertandingan berjalan alot. Jual beli serangan terus dilancarkan oleh ke dua tim. Namun Voltase harus mengakui keunggulan Putri PKT. Putri PKT sukses memenangi pertandingan tersebut.
Untuk diketahui, turnamen Bola Volly Putri 2017 akan diselenggarakan hingga 28 November 2017. (adv)

