EKSPOSKALTIM, Mahulu- Rehabilitasi jembatan gantung penghubung kampung Tiong Ohang-Long Kerioq di Kecamatan Long Apari, hingga saat ini masih menunggu pemenang lelang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Yunik Bachtiar mengatakan, pengerjaan tersebut belum dilakukan, sebab lelang sebelumnya gagal.
"Kita lelang ulang. Sekarang sudah memasuki tahap klarifikasi penawaran," kata Yunik saat ditemui di kantornya, Jalan Mangga, Kampung Ujoh Bilang, Rabu (9/8).
Kondisi jembatan gantung tersebut sudah banyak yang rusak, seperti lantainya, serta pagar besi kiri dan kanan juga mulai berkarat. Sehingga rehabilitasi cukup mendesak untuk segera dilakukan.
"Kita harus percepat, ini kebutuhan masyarakat. Tapi yang menjadi kendala, nantinya ketika pengantaran barang material, karena harus melalui riam-riam sungai," ujarnya.
Meski resiko cukup berpotensi menghambat pekerjaan, Yunik yang juga selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) perencanaan rehabilitasi jembatan gantung optimistis pengerjaan selesai tahun ini juga.
"Kita upayakan tahun ini selesai. Biar kondisi jembatan itu tidak rawan lagi dilalui masyarakat," ucapnya.
Sekedar diketahui, rehabilitasi jembatan tersebut menggunakan dana anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD). Sementara nilai anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 3-4 miliar. (Adv)

