EKSPOSKALTIM.COM, Bontang- Produksi ikan tangkap laut di Kota Bontang, dua tahun terakhir mengalami penurunan. Namun, penurunan itu tidak begitu signifikan.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Tangkap dan Dudidaya, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang Syamsu Wardi, Selasa (7/11/2017).
"Cuman ada kecenderungan, menurunnya tidak secara drastis," ucapnya.
Kepada Ekspos Kaltim, ia mengatakan, menurunnya produksi ikan tangkap laut tersebut, disebabkan oleh nelayan luar Kota Bontang yang tak lagi menyuplai ikan mereka masuk ke Bontang.
"Kalau nelayan lokal tidak ada pengaruh jumlah produksinya. Hanya nelayan luar Bontang yang berpengaruh," cetusnya.
Baca juga: Produksi Ikan Melimpah, Bontang Pasok Hingga ke Luar Kalimantan
Ia mengungkapkan, Salah satu alasan nelayan dari luar Bontang, yang tidak lagi melakukan pendaratan hasil tangkapan mereka, disebabkan oleh adanya persyaratan yang belum bisa dipenuhi oleh DKP3 Bontang. Untuk kelengkapan kapal para nelayan tersebut, yakni Surat Laik Operasi (SLO).
"Karena kami belum memiliki petugas pendaratan ikan. Makanya belum bisa dipenuhi. Ketika kapal mau masuk Bontang dan ditemukan petugas, pasti dianggap ilegal karena tidak punya dokumen," terangnya.
Baca juga: Camat Bontang Utara Apresiasi Aplikasi Android Super RT Kelurahan Loktuan
Terkait upaya yang dilakukan, ia mengaku telah mengusulkan pengawas pendaratan ikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), namun hingga saat ini belum ada yang terealisasi.
"Setiap tahun kami ajukan. Ini menjadi perhatian juga," imbuhnya. (Adv)
VIDEO: Ikut Bontang City Expo 2017, Diskominfo Usung Tema Bontang Jago Smart City
ekspos tv

