EKSPOSKALTIM, Mahulu – Warga kristiani di Kampung Datah Suling, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) bakal mendapat tambahan fasilitas tempat beribadah.
Sebab, saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahulu sedang membangun sebuah gereja di kampung tersebut.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Mahulu Silvinus Ding mengatakan, pembangunan gereja di Datah Suling sudah berjalan sekitar 10 persen. Dia menargetkan, pembangunan tersebut akan rampung pada 2018 mendatang.
“Siap pakai gerejanya tahun depan,” katanya kepada media ini, beberapa waktu lalu.
Soal proses pembangunan, dia memaparkan, direncanakan pembangunan fisik gedung gereja akan selesai pada 2017 ini. Sedangkan pengadaan instalasi listrik, pengadadan air serta kelengkapan gerja lainnya akan diadakan pada 2018.
“Kami usahakan gedungnya dulu, sisanya dilanjutkan tahun depan,” paparnya.
Ditanya soal anggaran, Silvinus enggan untuk membeberkan lebih dalam. Namun, dipastikannya, anggaran pembangunan gereja tersebut di dapat dari APBD Mahulu.
“Anggaranya saya kurang tahu, yang pasti dari APBD,” tambahnya.
Dia menjelaskan, gereja di Datah Suling akan mampu menampung sekitar lebih dari 200 orang. Dengan begitu, dipastikannya, warga kristiani di Kampung Datah Suling akan bisa beribadah dengan baik.
“Kami bangun gereja ini karena gereja yang lama sudah tidak mampu menampung jumlah umat yang ada saat ini di sana (Datah Suling),” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, gereja di Kampung Datah Suling diberinama Santa Theresia. (adv)

